Samarinda – Perjuangan tim debat asal Kabupaten Berau membuahkan hasil manis. Dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Lomba Debat Bahasa Inggris (NSDC) Tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, yang digelar pada 29–31 Agustus 2025 yang diadakan di SMAN 3 Samarinda, tim debat Berau berhasil meraih Juara 3 untuk Kategori Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), se-Kaltim, (31/8/2025).
Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim, yang masing-masing mengutus delegasi terbaiknya bertanding membawa daerahnya masing-masing. Tahun ini, Juara 1 diraih SMA Swasta SNODIA Samarinda, Juara 2 diperoleh tim debat dari Kota Bontang, sementara Kabupaten Berau harus puas dengan posisi Juara 3 dari SMAN 1 Tanjung Redeb, Berau.
Delegasi dari Bumi Batiwakkal
Kabupaten Berau diwakili oleh siswa-siswi terbaik dari SMAN 1 Tanjung Redeb dan SMAN 4 Sambaliung. Untuk kategori Lomba Debat Bahasa Inggris (NSDC), Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), tim debat Berau terdiri dari Gadiza Zulfyana Safitri, Debora Irene Winner Silitonga, dan Nabil, yang ketiganya berasal dari SMAN 1 Tanjung Redeb.
Usai meraih prestasi tersebut, tim menyampaikan rasa syukur dan bangga, “Alhamdulillah, kami sangat antusias mengikuti perlombaan ini. Walaupun prestasi yang kami dapatkan hanya juara 3, kami bangga karena bisa bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik se-Kaltim,” ujar Gadiza, mewakili tim.
Apresiasi Guru dan Orang Tua
Salah seorang guru pembina ekstrakurikuler debat SMAN 1 Tanjung Redeb turut mengungkapkan kebanggaannya.
“Alhamdulillah, siswa kami berhasil meraih Juara 3 di ajang LDBI tingkat provinsi. Ini awal yang baik. Semoga menjadi motivasi untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Senada dengan itu, para orang tua siswa juga menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan guru selama proses persiapan lomba. Mereka berharap pemerintah daerah turut memberikan perhatian dan dukungan penuh agar potensi siswa/i Berau pendidikannya terus berbenah, dapat terus berkembang.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Bumi Batiwakkal tidak hanya unggul di bidang akademik lainnya, tetapi juga mampu bersaing dalam ajang debat bahasa di tingkat provinsi. Dengan dukungan guru, orang tua, serta masyarakat, tim debat SMAN 1 Tanjung Redeb diharapkan mampu terus mengasah kemampuan dan siap menghadapi kompetisi berikutnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional.***
Tim DK-RED















