Berau, Kaltim – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kabupaten Berau bersama elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Berau Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Berau pada Senin (1/9/2025). Aksi tersebut menuntut para wakil rakyat agar meningkatkan kinerja, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga persoalan lingkungan.
Dalam aksi yang berlangsung di bawah terik matahari, tercatat 16 anggota DPRD Berau ikut berpanas-panasan menemui massa. Mereka antara lain Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, didampingi Wakil Ketua Subroto dan Sumadi. Hadir pula Ketua Komisi I Elita Herlina, Abdul Waris, Frans Lewi, Nurung dan Thamrin. Dari Komisi II, tampak Ketua Rudi Parasian Mangunsong, Arman Nofriansyah, Agus Uriansyah, Sri Kumalasari, Gideon Andris, dan Sutami. Sedangkan dari Komisi III, hadir Wakil Ketua Ahmad Rifai dan anggota Vitalis Paulus Lette, tentu saja mendapat pengawalan dari TNI dan Polri, namun Anggota Dewan yang lain tidak dapat hadir dengan berbagai alasan yang berbeda- beda.
Salah satu sorotan utama para demonstran adalah program beasiswa Berau Cerdas yang dinilai tidak transparan dan dinilai mengalami penurunan jumlah penerima pada tahun 2025. Massa juga mengkritik DPRD yang dianggap belum maksimal dalam menyelesaikan konflik lahan antara warga dan perusahaan, serta lamban merespons dugaan pencemaran limbah perusahaan ke sungai yang meresahkan masyarakat, juga masalah kesehatan masalah ini mendapat sorotan tajam dari masayarakat Berau.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, turun langsung menyampaikan tanggapan. Ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Pendidikan adalah bidang yang sangat penting. Amanat undang-undang sudah jelas menyebutkan bahwa minimal 20 persen anggaran APBD harus dialokasikan untuk sektor pendidikan. Jika ini dijalankan dengan benar, saya yakin program seperti Berau Cerdas bisa menjangkau lebih banyak pelajar,” ujar Dedy di hadapan massa aksi.
Dedy menambahkan, pihaknya bersama jajaran DPRD akan segera membahas permasalahan tersebut dengan pemerintah daerah. Tujuannya agar program pendidikan, termasuk beasiswa, bisa lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Masyarakat Berau berharap DPRD segera memanggil pemerintah daerah untuk membahas berbagai persoalan yang dinilai belum terselesaikan, mulai dari kesehatan, pendidikan, persoalan lahan, hingga isu lingkungan.
“Ketua DPRD Berau bersama anggota DPRD lainnya dalam waktu dekat ini siap membahas aspirasi masyarakat dan mahasiswa,” serta siap meningkatkan kinerja Dewan. ***















