Kutai Barat, Kalimantan Timur – Ketua Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (TRC PPA) Jeny Claudya Lumowa (dikenal sebagai Bunda Naomi) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kunjungan ini mencakup beberapa agenda penting, antara lain memberikan penghargaan kepada Polres Kutai Barat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta melakukan survei lokasi geografis wilayah Kubar.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Naomi menyampaikan bahwa Kabupaten Kubar hingga saat ini belum memiliki Balai Pemasyarakatan Perempuan Anak (Bapas) maupun Rumah Aman. “Kondisi ini menjadi perhatian serius karena fasilitas tersebut sangat penting untuk memberikan perlindungan dan rehabilitasi bagi korban kekerasan perempuan dan anak,” ujarnya.
Bunda Naomi juga mendorong Dinas Sosial Kabupaten Kubar agar segera merancang dan menyusun rencana pendirian Rumah Aman. Hal ini diharapkan dapat memberikan tempat perlindungan yang aman dan layak bagi mereka yang membutuhkan.
Sebagai informasi, Kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur dengan luas wilayah sekitar 20.384,60 km² dan jumlah penduduk pada akhir tahun 2024 sebanyak 186.581 jiwa. Berdasarkan data dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kubar tahun 2024, terdapat laporan mengenai jumlah perempuan dewasa, anak perempuan, dan anak laki-laki yang mengalami kekerasan fisik, seksual, atau emosional.
Penghargaan yang diberikan kepada Polres Kutai Barat Unit PPA diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pihak kepolisian untuk terus meningkatkan kinerja dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak di wilayah Kubar.
Hubungi untuk informasi lebih lanjut:
Humas trcppindonesia
082132232612















