Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Yohanes 14:6: “Kata Yesus kepadanya, ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Saya pernah melihat, menonton podcast-video seorang Pdt.menjelaskan ayat ini,dan saya sungguh tercengang, kenapa ternyata baik itu terletak pada level manusia,sementara benar itu level pengenalan Yesus benar itu pasti baik,tapi bukan sebaliknya.
Lantas bagaimana kita menyikapinya dalam hidup sehari-hari nampaknya sulit menahaminya atau membedakannya, ada orang yang suka membagi-bagikan sesuatu kepada orang lain, ada yang suka membagi-bagikan sesuatu tapi dari sumber tidak benar, bahkan hasil mencuri atau korupsi tapi bagi-bagi ke panti asuhan, itu pasti kelihatan baik di mata manuisia tapi tidak benar di mata Tuhan. Oleh sebab itu ayat ini tidak berkata Akulah jalan ke-baikan dstnya…
Kebenaran tidak perlu dibela, dan benar itu pasti baik dan tidak sebaliknya.
Apa yang dimaksud ayat Yohanes 14: 6…..Tidak seorangpun datang kepada Bapa *kalau tidak melalui aku-tidak ada jalan lain* disinilah bukti kebenaran itu mutlak tidak bisa ditawar hanya pada Yesus.
Dalam Alkitab baik dan benar erat tapi punya nuansa:
Baik
Secara praktis baik berarti bermanfaat, berkenan, menghasilkan kesejahteraan, kemurahan, dan hal-hal lain yang membangun sesama…*vide see* Roma 12:9,
Benar
Melakukan yang Allah tetapkan, bukan sekedar yang tampak baik menurut manusia. Alkitab menegaskan orang yang berbuat kebenaran disebut orang benar…vide see 1 Yohanes 3: 7
Syalom
Tuhan memberkati semua
St.Jagirs















