Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Mazmur 116:8
“Sebab Engkau telah meluputkan nyawaku dari pada maut, mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.”
Arti rohaninya:
Ayat ini adalah ucapan syukur Daud setelah dia mengalami pergumulan berat dan hampir mati. Ada 3 kelepasan yang Tuhan beri, dan ketiganya punya makna rohani dalam buat kita:
1. “Meluputkan nyawaku dari pada maut” → Keselamatan
Ini bicara soal kelepasan paling dasar. Secara rohani, maut = keterpisahan dari Allah karena dosa. Tuhan sudah menebus kita dari upah dosa yaitu maut kekal melalui Kristus. Jadi ayat ini mengingatkan: hidup yang kita punya hari ini adalah Anugerah Setiap nafas itu bukti Tuhan masih beri kesempatan dan patut disyukuri.
2. “Mataku dari pada air mata” → Penghiburan
Air mata = lambang dukacita, kesedihan, penyesalan, penderitaan. Tuhan tidak selalu menghindarkan kita dari masalah ini, tapi Dia janji menyertai dan mengeringkan air mata kita, bahkan menjadi permata..vide see Wahyu 21:4 menggenapinya: Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka. Artinya, di dalam Tuhan ada pengharapan. Luka boleh datang, tapi tidak akan mengendap selamanya.
3. “Kakiku dari pada tersandung” → Pemeliharaan.
Tersandung – jatuh ke dalam dosa, gagal, atau menyimpang dari jalan Tuhan. Ini janji bahwa Tuhan tidak cuma menyelamatkan, tapi juga menjaga langkah kita setiap hari. Dia tuntun supaya kita tidak jatuh sampai tergeletak. Kalau pun jatuh, Dia angkat lagi, dan Dia topang dengan tangan-Nya yang kuat.
The last but not least:
Mazmur 116:8 itu potret kasih Tuhan yang utuh: menyelamatkan, menghibur, dan memelihara.
Jadi kalau kamu lagi di titik terendah, ayat ini bilang: Tuhan yang sama yang pernah menolong Daud, sanggup meluputkan nyawamu, menghapus air matamu, dan menjaga langkahmu hari ini.
Lagi ngerasa tersandung di bagian yang mana nih? Kita doakan bareng-bareng👍
Syalom
Tuhan memberkati kita semua
St.Jagirs















