• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Jacob Ereste : Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual

Admin by Admin
April 29, 2026
in Nasional
0
Jacob Ereste :  Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Spiritualitas itu adalah upaya membangun keseimbangan antara intelektualitas bersama spiritualitas. Sehingga sikap dan keputusan hingga tindakan tak dimonopoli oleh satu pihak, seperti yang dominan terjadi dilakukan oleh otak. Sementara bisikan hati tak mampu didengar. Akibat dari ketidakseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan spiritual itu, tamsilnya seperti orang yang mengalami susah tidur, karena otak begitu agresif, sementara hati –batin dan jiwa — gelisah tak jelas juntrungan dari apa yang dipikirkan. Karena itu, peran spiritualitas menjadi peredam, karena memang sudah terlatih membangun kesadaran diri dan mengendalikan yang tenang dan damai.

Kemampuan memerankan spiritualitas untuk menenangkan diri — pikiran yang galau ini — biasanya dapat dilatih melalui yoga. Sehingga pada tataran tertentu, mereka yang memiliki kemampuan yoga yang telah mumpuni, dapat melakukan yoga sambil tidur pulas. Bahkan untuk tahapan berikutnya, bisa melakukannya dengan kepala dibawah dan kaki terangkat lurus ke atas. Dalam cara yang lain, untuk mencapai tingkat konsentrasi serupa itu, itulah sebabnya ada tradisi samedi seperti yang banyak dilakukan oleh pelaku spiritual khas Jawa. Dimana capaiannya acap memasuki tahapan “manunggaling Kawulo lan gusti”. Sebab Tuhan itu sendiri sangat diyakini memang berada di dalam setiap diri manusia. Atas dasar pemahaman dan keyakinan seperti itu, maka ciri khas spiritualitas suku bangsa Nusantara adalah menyelam ke kedalaman gati dan jiwa, jadi tidak seperti spiritualitas bangsa Barat yang percaya bahwa dalam upaya mencari kedamaian batin dan jiwa itu justru diyakini ada di luar — jagat raya — seperti laut dan gunung serta tempat lainnya yang berada di luar diri manusia.

Dalam versi politik, otak itu tidak boleh otoriter, dan hati tidak boleh dibungkam. Jadi, esensi dari spiritual dapat dikatakan semacam bukan keluar dari dunia nyata, tetapi masuk ke dalam diri sendiri untuk menghadapi carut-marut dunia agar tidak stres dan kalap. Sebab kalau sampai salah, akibatnya bisa ikutan mereka yang banyak ngentit duit rakyat, ingkar janji, suka berbohong dan khianat terhadap amanah yang diberi kepercayaan oleh rakyat.

Dalam skala yang lebih besar, spiritual itu adalah laku yang diperlukan oleh manusia untuk membuat keseimbangan antara lahir dan batin. Atau yang dipahami serta diyakini adanya masalah dunia serta masalah akhirat. Sama halnya dengan kegemaran manusia mendaki ke gunung atau tamasya ke laut, intinya adalah untuk memperoleh ketenangan batin dengan melihat keindahan alam yang menandai kebesaran Tuhan, seperti acap disebut oleh para kaum sufi bahwa mereka dapat menyaksikan Sang Maga Pencipta itu pada deburan ombak yang tiada lelah menandai kekuasaan Tuhan.

Pengembaraan spiritual yang mengasyikkan ini pun, tampak mulai marak dilakukan oleh para penyair Indonesia yang bergairah menulis puisi dengan dimensi spiritual yang dalam. Bahkan frekuensi mereka menulis pun seperti menemukan etos dan elan vital yang tidak kalah agresif dan progresif seakan tengah menyambut tradisi sastra baru yang lebih modern dan bernas, setidaknya tak lagi sekedar berindah-indah, seakan telah menemukan misi profetiknya yang penuh muatan sumber daya dan nilai spiritualitas.

Karya sastra wabil khusus puisi yang sarat nilai-nilai serta nuansa spiritual yang dahsyat, tampak terus bermunculan dari komunitas sastra yang ada tanah air. Sehingga para penyair sufi yang muncul pada beberapa tahun terakhir semakin memperoleh habitat yang lebih luas dan terbuka melalui model puisi esai yang makin digandrungi oleh mereka yang tumbuh dan muncul kemudian yang menyemarakkan blantika sastra Indonesia untuk kembali berjaya seperti pada masanya pujangga baru Indonesia pada kisaran setengah abad silam. Dan trend dari puisi esai yang sarat muatan spiritual, jelas merupakan upaya dari kawan-kawan penyair untuk membuat keseimbangan agar tidak ikut mabuk dalam kancah politik di tanah air yang semakin tidak menentu dan kacau.

Banten, 26 April 2026

Post Views: 6
Tags: #Berita Dalam Negeri
Previous Post

Polda Kaltim Raih Peringkat Pertama Nasional, Selamatkan Aset Negara Rp76,24 Miliar

Next Post

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

Admin

Admin

Next Post
Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space:  Membangun Fondasi Intelektual Jaksa  yang Berwawasan Global

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

April 29, 2026
Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

April 29, 2026
Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space:  Membangun Fondasi Intelektual Jaksa  yang Berwawasan Global

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

April 29, 2026
Jacob Ereste :  Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual

Jacob Ereste : Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual

April 29, 2026

Recent News

Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

April 29, 2026
Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

April 29, 2026
Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space:  Membangun Fondasi Intelektual Jaksa  yang Berwawasan Global

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

April 29, 2026
Jacob Ereste :  Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual

Jacob Ereste : Tatanan Dunia Yang Kacau Hanya Mingkin Diimbangi Dengan Laku Spiritual

April 29, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

Wagub Kaltara: Setiap Rupiah Harus Berdampak untuk Masyarakat

April 29, 2026
Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

Menteri Imipas Tegaskan Reset Total Lapas untuk Bersihkan Narkoba dan Pungli

April 29, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In