GOWA – Sebuah mobil boks yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM jenis solar subsidi diamankan oleh tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa di wilayah Jalan Pao-Pao, Kabupaten Gowa, Jumat (12/6/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan tersebut awalnya dicurigai petugas setelah ditemukan adanya tumpahan solar yang berasal dari mobil boks itu. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas mendapati adanya tangki modifikasi di dalam kendaraan yang diduga digunakan untuk menampung solar subsidi yang dikumpulkan dari sejumlah SPBU di Kabupaten Gowa.
Selanjutnya, kendaraan beserta pengemudinya diserahkan kepada Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim untuk menjalani proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis, mobil boks tersebut masih berada di halaman Mapolres Gowa.
Dalam keterangannya kepada sejumlah awak media, sopir mobil boks tersebut menyebut bahwa kendaraan yang dikemudikannya diduga berkaitan dengan seseorang berinisial M alias C. Namun demikian, keterangan tersebut masih merupakan bagian dari proses pemeriksaan dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan pihak tertentu sebelum adanya penetapan resmi dari aparat penegak hukum.
Sementara itu, Ketua Departemen Intelijen dan Investigasi dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) menyampaikan apresiasi kepada jajaran Unit Tipidter Polres Gowa atas pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.
Menurutnya, langkah cepat aparat patut diapresiasi karena dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat dan negara.
“Kami mengapresiasi kerja tim yang telah mengungkap dugaan penyelundupan solar subsidi ini. Kami berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan menyentuh seluruh pihak yang terbukti terlibat,” ujarnya.
LIN juga meminta agar penyidik melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang diperoleh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam dugaan praktik ilegal tersebut.
Pihak kepolisian sendiri hingga kini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal-usul BBM yang diangkut, modus operandi yang digunakan, serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Tim DK.














