PENAJAM PASER UTARA – Atmosfer Piala Dunia FIFA 2026 benar-benar membakar semangat kebersamaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Riuh sorak sorai, tepuk tangan, dan gelak tawa mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) laga perempat final antara Spanyol melawan Belgia yang digelar di Lobby Polres Penajam Paser Utara, Kamis (10/7/2026) malam.
Namun, di balik euforia pertandingan sepak bola paling bergengsi di dunia itu, tersimpan pesan yang jauh lebih besar: memperkokoh soliditas dan sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mengawal pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten PPU, pejabat utama Polres Penajam Paser Utara, serta sejumlah tamu undangan. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana akrab, cair, namun tetap sarat makna, mencerminkan kuatnya hubungan antarlembaga dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan daerah.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., menegaskan bahwa kekompakan antarunsur Forkopimda merupakan modal strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kebersamaan seperti ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Ini adalah momentum mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang semakin solid, dan memperkuat sinergitas seluruh unsur Forkopimda. Dengan koordinasi yang kuat, kita akan semakin siap menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara,” tegas Kapolres.
Sepanjang pertandingan berlangsung, suasana semakin meriah. Setiap peluang emas yang tercipta di lapangan disambut sorakan dan tepuk tangan para tamu yang larut dalam atmosfer Piala Dunia. Di sela-sela pertandingan, para pimpinan daerah juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, mempererat komunikasi, serta menyamakan langkah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Momentum nobar ini menjadi bukti bahwa sinergi tidak hanya dibangun melalui forum formal, tetapi juga dapat tumbuh dari kebersamaan yang penuh kekeluargaan. Hubungan yang harmonis antarinstansi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang solid, pelayanan publik yang optimal, serta situasi keamanan yang tetap terkendali.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Penajam Paser Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kolaborasi, memperkuat kemitraan lintas sektor, dan menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan seluruh pemangku kepentingan.
Semangat Piala Dunia 2026 pun menjadi simbol persatuan di Penajam Paser Utara. Di tengah riuhnya pertandingan kelas dunia, Forkopimda PPU memperlihatkan satu pesan yang kuat: kebersamaan, kekompakan, dan sinergitas adalah kunci utama menjaga keamanan, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan Kabupaten Penajam Paser Utara yang aman, maju, dan semakin sejahtera.
Jurnalis: Hmd
Penerbit: Marihot















