BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan kebugaran personel sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kepolisian.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang digelar di lingkungan Polda Kaltim, Rabu (9/9/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Irwasda Polda Kaltim, para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta seluruh personel Polda Kaltim, baik perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil.
Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa tuntutan tugas Polri yang semakin kompleks membutuhkan personel dengan kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, serta kesiapan menghadapi setiap situasi di lapangan.
Kebugaran bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban bagi setiap personel Polri. Sebab, kemampuan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat harus ditopang oleh kondisi fisik yang sehat dan tangguh.
Kapolda menegaskan, personel yang memiliki kebugaran optimal akan lebih siap menjalankan tugas dengan cepat, tepat dan profesional, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan respons serta ketahanan fisik tinggi.
“Tidak mungkin kita memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat apabila kondisi fisik kita tidak prima. Karena itu, olahraga harus menjadi bagian dari disiplin dan gaya hidup setiap personel Polri,” tegas Kapolda.
Ia juga mengingatkan bahwa kebugaran tidak dapat dibangun secara instan. Kondisi fisik yang kuat membutuhkan latihan yang teratur, kedisiplinan dan konsistensi. Karena itu, setiap personel harus memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan kemampuan fisiknya secara berkelanjutan.
Menurutnya, olahraga bukan hanya sarana menjaga kesehatan, tetapi juga merupakan investasi penting untuk membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, sportif dan memiliki daya juang tinggi.
Momentum Haornas ke-43 tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polda Kaltim untuk menggelorakan kembali budaya olahraga di lingkungan satuan kerja, keluarga maupun masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan tema Haornas 2026, “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, yang menekankan pentingnya membangun masyarakat yang sehat, aktif dan produktif.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang dibacakan Kapolda Kaltim, olahraga ditegaskan sebagai investasi bangsa dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, disiplin, tangguh, sportif dan produktif.
Peringatan Haornas di Polda Kaltim tidak boleh berhenti pada seremoni. Momentum tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui peningkatan disiplin olahraga dan penerapan pola hidup sehat secara konsisten.
Dengan personel yang sehat, bugar dan tangguh, Polda Kaltim memperkuat fondasi kesiapsiagaan institusi dalam menghadapi setiap tantangan tugas, sekaligus memastikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara profesional, responsif dan optimal.
Red//Hmd/













