• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Bahasa Tinggi, Honor Mahal, dan Bangsa yang Mudah Tertipu

Admin by Admin
Oktober 27, 2026
in Nasional
0
Bahasa Tinggi, Honor Mahal, dan Bangsa yang Mudah Tertipu
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Novita Sari Yahya

Pernyataan Rocky Gerung di hadapan mahasiswa Universitas Negeri Medan beberapa hari lalu sempat membuat banyak orang terdiam. Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, ia mengaku dapat memperoleh bayaran hingga Rp300 juta untuk satu jam ceramah di perusahaan asing. Ia juga menyebut bahwa, jika seluruh undangan diterima, permintaan ceramah dapat mencapai 70 kali sehari. Gaji Wantimpres sebesar Rp76,5 juta per bulan ia sebut “cemen” dan “tidak ada gunanya”, karena menurutnya nominal itu dapat ia peroleh dalam dua menit ceramah.

Saya membaca pernyataan itu berulang kali. Bukan karena iri pada angkanya, melainkan karena pertanyaan yang lebih dalam muncul: selama ini, apakah kita memang bangsa yang mudah tertipu oleh pencitraan dan propaganda? Hanya bermodalkan bahasa tinggi, kutipan buku yang jarang dibaca masyarakat, serta gaya bicara penuh metafora, seseorang dapat membangun aura intelektual yang seolah tak terbantahkan. Begitu aura itu terbentuk, setiap kalimat yang keluar terdengar seperti kebenaran mutlak.

Saya teringat sebuah pernyataan yang sering dikaitkan dengan Joseph Goebbels, menteri propaganda Adolf Hitler: kebohongan yang disampaikan terus-menerus, pada akhirnya, akan diterima sebagai kebenaran. Atribusi langsung kalimat itu kepada Goebbels masih diperdebatkan, tetapi gagasannya tetap relevan untuk mengingatkan bahaya propaganda. Sejarah telah menunjukkan bahwa narasi yang dikemas dengan kecerdasan dan bahasa indah dapat menundukkan nalar kolektif.

Di negeri ini, pola serupa dapat muncul dalam bentuk yang lebih halus. Kita sibuk mendengarkan narasi, sibuk berdebat soal politik kekuasaan yang kerap dibalut kebencian, iri hati, prasangka, dan ujaran kebencian. Sementara itu, persoalan nyata—kemiskinan, ketimpangan, kerusakan lingkungan, lemahnya mutu pendidikan, dan krisis kepercayaan publik—sering kali tenggelam oleh gemuruh perdebatan. Kebangkrutan yang paling berbahaya mungkin bukan hanya kebangkrutan ekonomi, melainkan kebangkrutan moral dan hilangnya kemampuan membedakan substansi dari pencitraan.

Oleh karena itu, komitmen terhadap Indonesia yang terhormat menjadi semakin penting. Bukan sekadar slogan atau hashtag, melainkan tekad untuk kembali menghargai kejujuran, kesederhanaan, dan tanggung jawab. Kehormatan bangsa tidak diukur dari seberapa mahal honor seorang pembicara atau seberapa tinggi bahasa yang digunakan, melainkan dari sejauh mana kita mampu membedakan kecerdasan yang membangun dari kecerdasan yang hanya dipakai menjual citra.

Beberapa waktu lalu saya bertemu sekelompok mahasiswa. Sebagai aktivis yang ruang geraknya sering dibatasi, pertemuan itu hanya dapat dilakukan dalam lingkup kecil. Saya bertanya kepada mereka dengan pertanyaan sederhana: apakah kalian merasa orang tua—baik pejabat maupun pemimpin di berbagai level—berjarak dengan kalian? Jawaban mereka singkat dan jujur: “Iya.” Dalam satu kata itu saya menangkap kebingungan anak muda di tengah dinamika politik kekuasaan hari ini. Mereka tidak membutuhkan pidato berapi-api. Mereka membutuhkan kejujuran dan kedekatan.

Di banyak kampus, saya tidak datang dengan pidato penuh narasi dan bahasa metafora. Saya hanya duduk dalam diskusi kecil tentang karya saya—buku puisi, novel, atau tulisan lain. Dari situ saya menyampaikan pesan sederhana: kalau kamu mempertanyakan sesuatu, mulailah menulis. Menulis adalah cara yang jujur untuk menguji pikiran sendiri.

Di era kecerdasan buatan, jika kamu ragu dengan jawaban seseorang, gunakan AI untuk membantu mencari jawaban, lalu telusuri referensi dan tautannya. Jangan berhenti pada kutipan yang terdengar meyakinkan. Periksa siapa yang mengatakannya, kapan, dalam konteks apa, dan apakah klaim itu didukung data atau sumber yang dapat diverifikasi. Jangan biarkan retorika menggantikan nalar.

Bahasa retorika yang dibayar mahal dapat menjadi alat untuk memukau, bukan untuk menerangi. Di balik kemasan intelektualitas yang mewah, kadang yang dijual hanyalah kesan hebat, bukan gagasan yang dapat diuji. Masyarakat diajak terpesona pada gaya, bukan pada substansi; diajak mengagumi individu, bukan menguji kebenaran gagasan.

Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar. Yang sering kurang adalah kemampuan dan keberanian untuk membedakan kecerdasan yang membangun dari kecerdasan yang hanya memukau. Ketika bahasa tinggi lebih dihargai daripada kejujuran, ketika ceramah mahal lebih dipercaya daripada kerja nyata, kita sedang memelihara budaya pencitraan.

Saatnya berhenti terpesona oleh kata-kata indah yang kosong. Saatnya kembali kepada kerja, tulisan, dan tanggung jawab. Hanya dengan begitu harga diri bangsa dapat perlahan dipulihkan—bukan dengan memamerkan berapa ratus juta yang dapat diperoleh dalam satu jam, melainkan dengan menunjukkan bahwa kita masih mampu membedakan yang benar dari yang hanya terdengar benar.

Daftar Referensi

1. Metro 7 News. (2026, 25 Oktober). “Rocky Gerung Sebut Gaji Wantimpres Rp. 76,5 Juta Duit Receh, Tarif Ceramahnya Rp. 300 Juta Sejam.” https://www.metro7news.com/2026/10/rocky-gerung-sebut-gaji-wantimpres-rp.html

2. Medcom.id. (2026, 3 Oktober). “Gaji Wantimpres Jadi Rp76,5 Juta, Ini Rinciannya.” https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/aNr1zAzK-gaji-wantimpres-jadi-rp76-5-juta-ini-rinciannya

3. Republik Indonesia. (2026). *Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2026 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Ketua dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.* Jakarta: Pemerintah Pusat. https://peraturan.bpk.go.id/Details/349416/perpres-no-15-tahun-2026

4. Propaganda Archive. “Joseph Goebbels Quotes: 15 with Sources.” Bagian “Often attributed, not verified.” https://propagandaarchive.org/quotes/joseph-goebbels/

5. Propaganda Archive. “The Big Lie: Where the Term Comes From and How It Is Used.” https://propagandaarchive.org/learn/the-big-lie/

Post Views: 31
Tags: #Berita Dalam Negeri
Previous Post

Niat Menolong Doni Pacek, AS Malah Ditembak 7 Peluru dan Dibacok! Keluarga Desak Polda Sumut Tangkap Pelaku

Next Post

LPP ATLANTARA Rekomendasikan Bosowa School Makassar sebagai Lokasi Benchmarking Pendidikan

Admin

Admin

Next Post
LPP ATLANTARA Rekomendasikan Bosowa School Makassar sebagai Lokasi Benchmarking Pendidikan

LPP ATLANTARA Rekomendasikan Bosowa School Makassar sebagai Lokasi Benchmarking Pendidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti  (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang  Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

November 2, 2026
Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

November 2, 2026
RUPIAH MENJANGKAU PELOSOK NUSANTARA, KRI BUNG KARNO-369 TEGASKAN KEHADIRAN NEGARA DI WILAYAH 3T

RUPIAH MENJANGKAU PELOSOK NUSANTARA, KRI BUNG KARNO-369 TEGASKAN KEHADIRAN NEGARA DI WILAYAH 3T

November 2, 2026
Polres Labusel Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110

Polres Labusel Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110

November 2, 2026

Recent News

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti  (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang  Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

November 2, 2026
Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

November 2, 2026
RUPIAH MENJANGKAU PELOSOK NUSANTARA, KRI BUNG KARNO-369 TEGASKAN KEHADIRAN NEGARA DI WILAYAH 3T

RUPIAH MENJANGKAU PELOSOK NUSANTARA, KRI BUNG KARNO-369 TEGASKAN KEHADIRAN NEGARA DI WILAYAH 3T

November 2, 2026
Polres Labusel Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110

Polres Labusel Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat Berbeda, Kapolres : Jangan Ragu Manfaatkan Layanan Call Center 110

November 2, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Berita
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwaisata
  • pemerintahan
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti  (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang  Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM

November 2, 2026
Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

Polda Sumut Catat 7.264 Penindakan dan Teguran, Edukasi Lalu Lintas Terus Dikedepankan

November 2, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In