BALIKPAPAN – Sebanyak 450 personel Polresta Balikpapan bersama TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan secara serentak di lima kecamatan Kota Balikpapan, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat melalui gerakan Green Policing untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, penghijauan, dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dipusatkan di Taman Edukasi Lalu Lintas, Kecamatan Balikpapan Selatan, tersebut dipimpin melalui kehadiran Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold HY Kumontoy, S.I.K., M.Si.
Aksi serupa dilaksanakan secara bersamaan di Balikpapan Utara, Balikpapan Timur, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Tengah. Pelaksanaannya melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah setempat, serta masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan.
Wakapolresta Balikpapan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Menurutnya, menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat keamanan.
“Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, damai, dan tertib, Polri membutuhkan sinergi serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian melalui aksi nyata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gerakan tersebut sejalan dengan program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat, yang mendorong kepolisian agar semakin dekat dengan warga melalui pelayanan yang responsif, terbuka, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup pelayanan publik yang mudah diakses, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan warga.
“Harapan Kapolri sederhana, polisi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat. Ketika masyarakat datang ke kantor polisi untuk menyampaikan persoalan, mereka harus mendapatkan kemudahan dan penyelesaian, bukan justru menghadapi kerumitan,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pembersihan kawasan publik dan lingkungan sekitar. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai upaya mendukung penghijauan serta menjaga kelestarian lingkungan.
Wakapolresta mengingatkan bahwa persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menimbulkan kabut asap, membutuhkan perhatian serius dan kepedulian berkelanjutan. Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Balikpapan berencana menjadikan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai agenda rutin setiap pekan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Program tersebut juga direncanakan menyasar lingkungan sekolah untuk menanamkan karakter cinta kebersihan dan kepedulian terhadap alam sejak dini.
“Kami ingin menumbuhkan karakter cinta lingkungan, khususnya kepada generasi muda. Lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata akan mendukung terciptanya suasana yang kondusif sekaligus menjadi bagian dari implementasi cinta tanah air,” tuturnya.
Bincang Kamtibmas, Sosialisasi Call Center 110 hingga Pembagian Helm Gratis
Selain aksi kepedulian lingkungan, kegiatan tersebut juga diisi dengan bincang bersama masyarakat. Dalam pertemuan itu, Wakapolresta menyampaikan imbauan kamtibmas dan edukasi kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis untuk menyampaikan laporan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Polresta Balikpapan turut membagikan helm gratis kepada sepuluh orang masyarakat yang beruntung. Pemberian tali asih tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan mengenai pentingnya penggunaan helm sebagai perlengkapan keselamatan saat berkendara.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, kepolisian mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, mematuhi peraturan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Wakapolresta juga mengajak pemerintah kecamatan, kelurahan, TNI, serta masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, dan ketertiban berlalu lintas di Kota Balikpapan.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga mengedepankan kepedulian sosial, edukasi publik, dan pelestarian lingkungan.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan Kota Balikpapan yang bersih, sehat, hijau, aman, dan nyaman.
//Red/Hmd/















