• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Berita

Kasus Sukoharjo — Jangan Mudah Menuduh Polri, Waspada Penumpang Gelap, Polri bersama Masyarakat

Admin by Admin
November 3, 2026
in Berita
0
Kasus Sukoharjo — Jangan Mudah Menuduh Polri, Waspada Penumpang Gelap, Polri bersama Masyarakat
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: H. Iskandar., S.Sos. Ketua Umum SWI

Jakarta / Brebes – 03 November 2026 – Dr. Kiai Dr. Najih Arromadhloni, pakar terorisme dan ekstremisme sekaligus Pengasuh Ponpes Yamba’ul Ulum Brebes, mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh narasi yang berkembang seputar peristiwa penggeledahan di Sukoharjo. Menurutnya, kesalahan dalam peristiwa itu jangan otomatis dituding berasal dari institusi Polri, melainkan perlu dibedakan secara presisi antara fakta lapangan dan kepentingan kelompok yang ingin memanfaatkan situasi.

Dalam pandangannya, lokasi yang digeledah di Sukoharjo bukan pesantren dalam arti lembaga resmi, melainkan rumah pribadi yang diduga ditempati oleh DPO bernama Ibadurrahman. Ia menyebut Ibadurrahman sebagai anggota ISIS dan residivis kasus terorisme yang memiliki rekam jejak perlu diverifikasi lebih lanjut oleh aparat.

“Yang perlu kita luruskan: ini bukan pesantren resmi yang digerebek, melainkan rumah pribadi yang dijadikan tempat oleh terduga teroris. Jadi narasi bahwa Polri menggerebek pesantren harus dicek dulu,” ujar Kiai Najih.

Mengenai laporan yang menyebut adanya pencabutan cadar saat penggeledahan, Kiai Najih menyatakan hal itu tidak boleh langsung dijadikan bukti kesalahan Polri. Ia mengingatkan bahwa dalam sejarah pergerakan terorisme, cadar tidak semata‑mata dipakai perempuan, tetapi juga pernah dimanfaatkan oleh laki‑laki untuk mengelabui aparat. Ia mengutip kasus Napiter bernama Atok Prabowo yang dilaporkan kabur dari Polda Metro Jaya dengan berpakaian perempuan dan bercadar.

“Jadi ketika ada yang bercadar di lokasi tersebut, jangan langsung berkesimpulan bahwa aparat telah melanggar. Bisa saja cadar itu menjadi alat penyamaran. Namun tetap saja, prosedur penggeledahan harus diperiksa oleh otoritas yang berwenang agar tidak ada pelanggaran,” tegasnya.

Kiai Najih memperingatkan adanya “penumpang gelap” yang berusaha menunggangi kasus Sukoharjo untuk kepentingan kelompok tertentu. Ia khawatir narasi tersebut dapat diarahkan untuk meruntuhkan kepercayaan terhadap Polri, memecah umat, dan merugikan kepentingan negara.

“Kita harus waspada: ada yang ingin membingkai Polri sebagai pihak yang salah sebelum fakta terungkap. Sebaliknya kita juga tidak boleh membela oknum kalau ternyata memang ada pelanggaran. Yang penting adalah presisi,” katanya.

Ia mengajak media untuk tidak menyebarkan narasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, tugas jurnalisme adalah membedakan: siapa DPO, di mana lokasi resmi pesantren, apakah ada pelanggaran prosedur, dan siapa yang benar‑benar menjadi penumpang gelap.

“Jangan terburu‑buru berseru ‘Polri salah’. Jangan pula membungkam kalau oknum memang salah. Yang kita butuhkan adalah kebenaran yang terverifikasi, bukan emosi yang dipakai untuk kepentingan klan,” tuturnya.

Kiai Najih menegaskan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tetap harus dijaga martabatnya. Namun pesantren tidak boleh dijadikan tameng bagi aktivitas terorisme. Sebaliknya, aparat juga harus bertindak berdasarkan hukum dan prosedur agar tidak merusak kepercayaan umat.

“Negara butuh Polri yang tegas dan beradab. Umat butuh pesantren yang aman dari radikalisme. Maka jangan biarkan penumpang gelap mengendarai kasus ini untuk merusak keduanya,” pungkasnya.

Catatan Redaksi: Opini ini adalah pandangan Dr. Kiai Dr. Najih Arromadhloni. Status resmi Ibadurrahman, lokasi rumah tersebut, serta prosedur penggeledahan masih perlu dikonfirmasi kepada Polri dan otoritas yang berwenang. Nama Atok Prabowo yang disebut sebagai kasus kabur perlu diverifikasi lebih lanjut agar tidak tertukar dengan tokoh lain.

Red/JS/ISK

Post Views: 19
Previous Post

Bertemu PHDI Sumut, Kapolda Sonny Irawan: Tebarkan Kebaikan dan Permudah Urusan Masyarakat

Next Post

Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Medan Amplas, Polda Sumut Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Admin

Admin

Next Post
Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Medan Amplas, Polda Sumut Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas di Medan Amplas, Polda Sumut Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

November 3, 2026
ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

November 3, 2026

Recent News

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

November 3, 2026
ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

November 3, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Berita
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwaisata
  • pemerintahan
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In