Tangerang, Banten — Dugaan tindakan tidak pantas terhadap jurnalis kembali mencuat, kali ini terjadi di Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Seorang oknum Kepala Desa diduga mengusir dan merendahkan profesi wartawan saat hendak diwawancarai mengenai pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih, program nasional yang tengah digencarkan pemerintah.
Peristiwa ini terjadi ketika awak media dari Pintara dan Dinamika mencoba meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Gintung terkait rencana pembentukan kepengurusan Koperasi Merah Putih di desanya. Namun, sang kepala desa justru menutup dan mengunci pintu, enggan memberikan keterangan. Tak lama berselang, ia keluar dan memberikan sejumlah uang receh kepada para jurnalis dengan alasan “untuk beli rokok.”
Tindakan ini memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua DPD LSM GPS Provinsi Banten, Arief Firdaus. “Kami, bersama beberapa lembaga dan media, akan menginvestigasi lebih lanjut. Seorang kepala desa tidak sepatutnya menutup diri dari jurnalis, apalagi merendahkan dengan memberikan uang receh. Ini mencederai semangat keterbukaan informasi publik,” tegasnya kepada awak media.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Koperasi Merah Putih Nasional, Prof. Dr. H. Sutan Nasomal, SH., MH., turut menanggapi insiden ini. Ia menyayangkan sikap Kepala Desa Gintung yang dinilai tidak mampu bersinergi dengan insan pers.
“Saya sangat menyayangkan tindakan tersebut. Saya mengimbau kepada seluruh kepala desa di Indonesia untuk bersikap terbuka dan bersinergi dengan jurnalis. Saya memahami bahwa juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan teknis) program ini belum tersedia, jadi sampaikan saja apa adanya,” jelas Prof. Sutan dalam wawancara via WhatsApp pada Senin (27/5/2025).
Prof. Sutan juga berharap Gubernur Banten dapat memerintahkan Bupati Tangerang untuk membina dan mendidik para kepala desa serta aparatur desa agar lebih memahami etika dalam berkomunikasi, terutama dengan awak media. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi demi kelancaran program nasional Koperasi Merah Putih, yang rencananya akan diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu penjelasan resmi dari Kepala Desa Gintung terkait insiden tersebut.
Prof Sutan Nasomal.















