(DK) – Medan Labuhan – Warga Perumahan Lestari Permai di Jalan Sei Mati, Kampung Tengah, Lingkungan 16, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, mengeluhkan krisis air bersih yang telah berlangsung lama. Hingga kini, pengadaan sambungan PDAM belum tersedia, sementara air dari pompa yang ada mengandung kadar garam tinggi, sehingga tidak layak digunakan.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kehidupan sekitar 90 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di kawasan tersebut. Air asin dari mesin pompa menyebabkan kerusakan pada peralatan rumah tangga warga, seperti perabotan menjadi berkarat dan pakaian berubah warna menjadi kekuning-kuningan setelah dicuci.
Warga menyatakan kekecewaan mereka terhadap pihak pengembang (developer) yang dinilai abai terhadap kewajibannya menyediakan sarana air bersih. Padahal, penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih merupakan salah satu tanggung jawab pengembang kepada konsumen, sesuai dengan regulasi pengelolaan perumahan dan permukiman.
“Kami (Warga) merasa seperti diabaikan. Sudah bertahun-tahun tinggal di sini tapi tidak ada kemajuan dalam hal pengadaan air bersih. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ujar salah satu warga saat ditemui awak media, Jumat (20/6/2025).
Warga pun mendesak Pemerintah Kota Medan dan DPRD Kota Medan untuk memanggil pihak developer guna mengadakan pertemuan (hearing) bersama warga. Mereka berharap agar keluhan yang telah disampaikan berkali-kali ini mendapatkan perhatian serius dan segera ditindaklanjuti dengan solusi konkret.
“Kami berharap DPRD Medan bisa memfasilitasi pertemuan dengan pengembang agar permasalahan ini dibahas secara terbuka dan dicarikan jalan keluarnya. Kami tidak bisa terus hidup dengan kondisi seperti ini,” tambah warga lainnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak developer. Namun, warga menegaskan bahwa mereka akan terus memperjuangkan hak atas air bersih sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.
Krisis air bersih di Perumahan Lestari Permai menjadi cerminan pentingnya pengawasan pemerintah terhadap tanggung jawab pengembang dalam menyediakan fasilitas dasar. Warga berharap, dengan adanya sorotan media dan keterlibatan pemerintah, akses air bersih dapat segera terealisasi.*****
Jurnalis : Parlindungan S
Penerbit: Marihot S
Media akan terus mengawal dan mengontrol masalah yang dihadapi warga perumahan, sampai pihak pengembang melakukan tugasnya dalam penyediaan air bersih.















