Serapkalimantan.com.- Jakarta Timur – DKI JAKARTA – Amsal 18:24 berbunyi:
Orang yang banyak teman, dapatlah ia celaka, tetapi ada teman yang lebih melekat dari pada seorang saudara (TB)
Ada teman yang mendatangkan celaka, tetapi ada sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara (TL)
Rema dari Amsal 18:24 adalah tentang pentingnya memilih teman, saudara dan sahabat yang baik dan setia.
Saya lebih suka ayat terjemahan lama (TL) daripada terjemahan baru (TB), TL lebih mudah memahaminya& kita bisa membuat matrik piramidanya mulai dari atas terbaik sampai kebawah terburuk.
SAHABAT
SAUDARA
TEMAN
Jika kita perhatikan secara cermat ayat ini jelas berkata teman itu mendatangkan kecelakaan,sementara sahabat lebih karib daripada seorang saudara.
Dalam konteks rohani, ayat ini mengajarkan kita untuk:
– Berhati-hati dalam level hubungan ber-teman,
– Ternyata hubungan saudara(sekandung) masih dibawah level sahabat,
– Sahabat adalah hubungan yang paling sempurna, maka carilah sahabat.
Saudara yang karib adalah anugerah Tuhan yang dapat membantu kita dalam perjalanan hidup dan iman kita, tetapi ternyata ayat ini mengingatkan kita bahwa sahabat itu lebih sempurna.
Apa yang harus kita terapkan sehari-hari, jangan bangga punya teman banyak, bahkan kita hindari dari mengucapkan kata itu – *agak radikal seolah tidak boleh berteman* – tapi gantilah dengan kata sobat,rekan,atau saudara.
Disisi lain apakah kita boleh melevelkan orang lain sebagai sahabat?nanti dulu tidak segampang itu, jangan terburu-buru, kita harus lihat rumusnya dulu dan berkaca pada ayat yang lain..vide see Amsal 17: 17 & Yohanes 15: 13 buka ayat ini bicara tentang sahabat yang sangat menakjubkan.
The last but not least.
Mulailah berbicara dengan mengurangi kata sebutan teman, bahkan sibisa mungkin hilangkan, gantilah dengan kata sobat,rekan,kolega atau saudara. Dan jangan bangga mempunyai banyak teman!, tapi naikkan level mereka ke saudara&sebisa mungkin menjadi sahabat🙏
Syalom
Tuhan memberkati semua
St.Jagirs















