Ayat Daniel 2:21 (TB): _“Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian.”_
Secara rohani, ayat ini menegaskan kedaulatan Allah atas seluruh sejarah dan hidup pribadi kita
-Allah yang mengatur waktu dan musim
Bukan kebetulan atau manusia yang menentukan arah zaman—Dia yang memegang kalender besar kehidupan. Saat-saat sulit, perubahan, atau kesempatan baru semua berada di bawah kendali-Nya. Ini mengajak kita percaya bahwa musim hidup kita (suka-duka, gelap-terang) punya maksud Ilahi, bukan terjadi secara acak.
– Dia yang menurunkan dan mendirikan raja
Kuasa politik, pemimpin, atau keadaan yang terasa &tak tergoyahkan tetap tunduk pada otoritas Allah. Secara rohani ini menegur sikap bergantung pada manusia/bagian dunia semata, dan menguatkan keyakinan bahwa Allah dapat membuka atau menutup pintu yang tak mungkin kita ubah sendiri.
Bukankah banyak pemimpin dunia saat berkuasa rasanya tak tergoyahkan, tapi tiba-,tiba meninggal karena satu hal ,bisa tiba-tiba tak berdaya dalam sekejap lenyap, tetapi bisa sebaliknya yang dianggap tadinya tidak dihitung sepele, bisa bangkit membuat keheranan & kegemperan dengan kuasa Roh Tuhan.
– Sumber hikmat dan pengetahuan
Daniel menekankan bahwa pengertian bukan hasil kehebatan pribadi, melainkan pemberian Allah kepada mereka yang mencari dan menghormati Dia. Artinya, saat kita butuh keputusan atau pencerahan, sikap rohani yang tepat adalah doa dan kerendahan hati dan mohon pengertian dari-Nya, bukan mengandalkan logika/ kekuatan sendiri.
Refleksi singkat untuk hidup. Ayat ini mengundang kita berserah pada waktu Tuhan, tidak panik ketika “raja-raja” (figur otoritas, pekerjaan, situasi) berubah, dan aktif memohon kebijakan agar kita berhikmat hikmat dari Allah. Seperti Daniel, kita diingatkan untuk memuliakan Dia yang mampu menyingkapkan hal tak terduga& tersembunyi, bukan membanggakan kemampuan diri.
Jadi, makna rohaninya kira-kira: _percaya pada kedaulatan Allah atas segala perubahan, hidup dalam kerendahan hati yang mencari hikmat-Nya, dan tetap tenang karena sejarah—dan hidup kita—ada di tangan-Nya yang berdaulat._
Tauladan apa yang kita dapatkan dari ayat ini?tidak ada sesuatupun hal yang berada pada kemampuan kita.Otoritas Tuhan berkuasa bahkan mengubah saat & waktu milik-Nya termasuk menentukan pemimpin satu bangsa, sumber kebijakan, pengertian, hikmat dan pengetahuan.
Darimana Daniel mendapatkan semua hal itu, yaitu dengan cara berpuasa dan menajiskan hidangan raja&berdoa bersama sahabat-sahabatnya memohon kasih sayang Tuhan semesta langit.
Syalon
Tuhan membekati semua
St.Jagirs















