Berau, DerapKalimantan.com – 15 Maret 2026, Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Berau, dinamika politik internal partai berlambang pohon beringin tersebut mulai memanas. Sejumlah spekulasi mengenai figur yang akan maju dalam bursa calon ketua DPD pun mulai menjadi perbincangan hangat, baik di kalangan kader maupun simpatisan.
Rencana digelarnya MUSDA XI ini dianggap sebagai momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan partai ke depan di tingkat daerah. Seiring dengan itu, berbagai tanggapan dan analisa bermunculan, terutama dari internal organisasi Golkar sendiri.
Di tengah dinamika tersebut, seorang simpatisan Golkar, Datu Surya Wira Kusuma, turut memberikan pandangannya. Ia mengaku mengikuti berbagai pemberitaan di media terkait rencana pelaksanaan MUSDA XI DPD Golkar Berau. Menurutnya, sejumlah pernyataan dari para petinggi partai yang beredar di publik perlu disikapi secara bijak agar tidak menutup ruang bagi kader-kader muda untuk tampil memimpin.
“Jangan sampai kader muda tidak diberikan kesempatan untuk maju. Golkar harus tetap menjunjung tinggi azas kaderisasi. Apakah ini pertanda partai sudah tidak mengedepankan kaderisasi, atau memang sedang mengalami krisis kader?” ujar Datu Surya.
Ia menegaskan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk menyampaikan pandangan tersebut karena menganggap dirinya dan lingkungan keluarganya sebagai bagian dari keluarga besar Golkar.
Menurutnya, Partai Golkar bukanlah milik segelintir orang, melainkan milik seluruh kader dan simpatisan. Hal itu, kata dia, terbukti dari perolehan suara Golkar di Kabupaten Berau yang masih menunjukkan hasil menggembirakan dalam berbagai momentum politik.
“Golkar bukan milik siapa-siapa, Golkar milik semua. Kita harus menjaga marwah partai yang selama ini masih berada di hati masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap pelaksanaan MUSDA XI nantinya dapat berlangsung secara demokratis, terbuka, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan yang selama ini menjadi jati diri partai.
Datu Surya mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk bersama-sama menjaga soliditas partai menjelang perhelatan MUSDA. Menurutnya, semangat kebersamaan dan budaya sambung rasa harus tetap dijaga agar Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang dipercaya masyarakat di Kabupaten Berau.
“Perbedaan pandangan itu hal yang wajar dalam organisasi. Yang terpenting, kita semua tetap menjaga marwah Golkar dan membangun partai ini agar semakin kuat ke depan,” pungkasnya.
Jurnalis DK Berau.















