• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Jika Keheningan Nyepi Tak Lagi dihormati di Bali, Maka Yang Sedang Tergerus Bukan Tradisi—Melainkan Harga Diri Paeradaban Bali Itu Sendiri

Admin by Admin
Maret 10, 2026
in Daerah, Nasional
0
Jika Keheningan Nyepi Tak Lagi dihormati di Bali, Maka Yang Sedang Tergerus Bukan Tradisi—Melainkan Harga Diri Paeradaban Bali Itu Sendiri
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,-Perdebatan mengenai kemungkinan tetap dilaksanakannya takbiran yang bertepatan dengan Hari Suci Nyepi tahun 2026 seharusnya menjadi cermin bagi kita semua, terutama bagi pihak-pihak yang ikut menandatangani Surat Edaran pelaksanaan Nyepi tahun 2026.

Pertanyaannya sederhana:

apakah para penandatangan surat edaran tersebut benar-benar memahami makna solidaritas sosial di Bali?

Nyepi bukan sekadar ritual keagamaan umat Hindu. Nyepi adalah peradaban spiritual Bali yang telah hidup ratusan tahun, bahkan jauh sebelum Bali menjadi ruang hidup bersama berbagai komunitas agama seperti hari ini. Ia bukan hanya upacara, melainkan sistem nilai yang mengatur hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dan dengan yang Ilahi.

Karena itu, ketika Bali memasuki Hari Suci Nyepi, seluruh ruang kehidupan ikut menyesuaikan diri. Bandara ditutup, jalanan kosong, aktivitas dihentikan. Dunia internasional bahkan menjadikan Nyepi sebagai contoh bagaimana sebuah masyarakat mampu menjalankan hari hening total secara kolektif.

Namun ironisnya, justru di tengah pengakuan global terhadap keunikan Nyepi, muncul perdebatan di dalam rumah sendiri mengenai apakah aktivitas yang berpotensi mengganggu keheningan tersebut tetap harus dilakukan.

Di sinilah solidaritas sosial benar-benar diuji.

Siapapun yang ikut menandatangani surat edaran tersebut seharusnya memahami bahwa Bali memiliki tatanan adat yang lebih tua daripada berbagai institusi modern yang ada hari ini. Desa adat, awig-awig, dan tradisi spiritual Bali telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat jauh sebelum berbagai komunitas pendatang menjadikan Bali sebagai rumah bersama.

Karena itu, persoalan ini tidak bisa direduksi menjadi isu mayoritas atau minoritas. Ini adalah persoalan penghormatan terhadap ruang budaya yang telah ada terlebih dahulu.

Bali sejak lama dikenal sebagai ruang toleransi. Komunitas Muslim, Kristen, dan berbagai kelompok lain telah hidup berdampingan dengan masyarakat Hindu Bali selama berabad-abad. Namun harmoni itu selalu dibangun di atas satu prinsip sederhana:

siapa yang datang menghormati rumah tempat ia tinggal.

Jika hari hening Nyepi saja tidak lagi dipahami sebagai ruang sakral yang harus dijaga bersama, maka kita patut bertanya:

apakah solidaritas yang sering kita gaungkan benar-benar tulus, atau hanya slogan yang indah di atas kertas?

Situasi ini juga menjadi ujian bagi para pemangku kebijakan dan tokoh-tokoh yang hari ini ikut menentukan arah kebijakan adat dan sosial di Bali. Jika mereka tidak mampu berdiri tegas menjaga ruang sakral Nyepi, maka publik berhak mempertanyakan sejauh mana komitmen mereka terhadap nilai-nilai yang diwariskan oleh leluhur Bali.

Nyepi bukan sekadar agenda tahunan.

Nyepi adalah identitas spiritual Bali.

Dan identitas itu tidak akan bertahan jika para pengambil keputusan sendiri mulai ragu untuk menjaganya.

Jika Bali ingin tetap dikenal sebagai pulau yang mampu merawat harmoni, maka harmoni itu harus dibangun di atas kejujuran, keberanian, dan konsistensi sikap—bukan sekadar kompromi yang mengorbankan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur.

Karena pada akhirnya, menghormati Nyepi bukan hanya kewajiban umat Hindu.

Ia adalah bentuk penghormatan terhadap Bali itu sendiri.

D. Wahyudi

Post Views: 27
Tags: #Berita Dalam Negeri
Previous Post

OPERERASI RAHASIA DAN KEBIJAKAN  LUAR NEGERI

Next Post

Prof. Sutan Nasomal: Indonesia Berpotensi Menjadi Jembatan Perdamaian di Tengah Ketegangan Iran dan Israel

Admin

Admin

Next Post
Prof. Sutan Nasomal: Indonesia Berpotensi Menjadi Jembatan Perdamaian di Tengah Ketegangan Iran dan Israel

Prof. Sutan Nasomal: Indonesia Berpotensi Menjadi Jembatan Perdamaian di Tengah Ketegangan Iran dan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

April 6, 2026
Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

April 6, 2026
Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026

Recent News

Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

April 6, 2026
Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

April 6, 2026
Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI

Recent News

Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

Halalbihalal dan HUT Youtuber Nasional di Solo Dihadiri Jokowi dan Sejumlah Tokoh Penting Bangsa

April 6, 2026
Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Brimob Siaga Amankan Malam Paskah di Gunungsitoli, Patroli Humanis Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

April 6, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In