Kabupaten Berau, Kaltim – Warga Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyatakan kekecewaannya atas rencana pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang akan digelar di Tanjung Redeb, ibu kota Kabupaten Berau, bukan di wilayah Kecamatan Maratua sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Kekecewaan itu disampaikan sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Maratua setelah menerima undangan Musrenbang yang mencantumkan lokasi kegiatan di Tanjung Redeb. Mereka menilai kebijakan tersebut mengurangi makna Musrenbang sebagai forum partisipatif masyarakat di wilayah yang secara langsung menjadi objek perencanaan pembangunan.
Menurut warga, Musrenbang kecamatan semestinya dilaksanakan di wilayah Kecamatan Maratua agar masyarakat pesisir dan pulau terluar dapat terlibat secara langsung dalam penyampaian aspirasi, usulan pembangunan, serta evaluasi kebutuhan daerah. Pelaksanaan di Tanjung Redeb dinilai menyulitkan partisipasi warga mengingat keterbatasan akses transportasi laut, biaya perjalanan, serta waktu tempuh yang tidak sedikit.
“Musrenbang bukan sekadar forum formalitas. Ini ruang masyarakat menyampaikan kebutuhan riil di lapangan. Kalau digelar jauh dari Maratua, tentu tidak semua warga bisa hadir. Kami merasa ruang partisipasi kami dipersempit,” ujar salah satu tokoh masyarakat Maratua.
Pelaku UMKM di Maratua juga mengaku kecewa karena selama ini pelaksanaan agenda pemerintahan di wilayah mereka turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Momentum kegiatan resmi kerap dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk lokal serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Warga menilai keputusan pemindahan lokasi Musrenbang tidak bisa dipandang sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut prinsip keadilan partisipasi dalam proses perencanaan pembangunan. Sebagai wilayah pulau terluar, Maratua dinilai justru membutuhkan ruang dialog langsung agar kebijakan yang dirumuskan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat pesisir.
Sorotan juga diarahkan kepada peran perwakilan rakyat dari daerah pemilihan pesisir. Warga berharap para wakil rakyat dapat memperjuangkan pelaksanaan Musrenbang yang lebih inklusif dan berpihak pada keterlibatan masyarakat di wilayah kepulauan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kecamatan Maratua maupun Sekretariat Pemerintah Kabupaten Berau belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penetapan Tanjung Redeb sebagai lokasi pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Maratua.
Tim DK.














