Kotabaru, Kalimantan Selatan – 7 Juni 2025
Janji Kepala Desa Tanjung Kunyit, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, untuk memperbaiki proyek siring laut yang bermasalah kini menjadi sorotan publik. Proyek yang diduga mengalami persoalan dalam pengelolaan anggaran tersebut hingga saat ini belum menunjukkan adanya perbaikan, meskipun Kepala Desa sebelumnya secara terbuka mengakui adanya kekeliruan dan berjanji akan menyelesaikannya dalam waktu dua bulan.
Faktanya, hampir satu tahun telah berlalu tanpa realisasi apa pun. Kondisi siring laut masih rusak dan terbengkalai, memunculkan kecurigaan serius di tengah masyarakat terkait kejelasan penggunaan dana infrastruktur desa tersebut.
“Kami tidak bicara asumsi. Kami bicara janji yang diucapkan sendiri oleh Kepala Desa di depan masyarakat. Katanya dua bulan, tapi sampai sekarang nihil,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.
Warga menilai keterlambatan tanpa penjelasan resmi ini patut diduga sebagai bentuk kelalaian serius, bahkan mengarah pada dugaan penyelewengan dana desa. Hingga kini, tidak ditemukan papan proyek, laporan penggunaan anggaran, maupun dokumen pertanggungjawaban yang dapat diakses oleh publik.
Ironisnya, proyek siring laut yang seharusnya berfungsi melindungi wilayah pesisir justru dibiarkan dalam kondisi rusak. Hal ini berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serta kerugian bagi masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat kekecewaan warga terhadap kepemimpinan desa yang dinilai tidak transparan dan tidak bertanggung jawab.
Masyarakat pun mendesak Inspektorat, pihak Kecamatan, serta aparat penegak hukum agar tidak tutup mata dan segera melakukan audit serta pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan dana infrastruktur desa tersebut. Warga menegaskan bahwa dana desa bukan milik pribadi pejabat, melainkan amanah rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tanjung Kunyit belum memberikan klarifikasi lanjutan terkait mandeknya perbaikan siring laut, meskipun janji perbaikan telah disampaikan langsung di hadapan masyarakat.**
Tim DK















