• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Besi Berkarat dan Beton Miring: Jejak Proyek Jembatan dan Jalan Mangkrak di Berau

Admin by Admin
Januari 11, 2026
in Daerah
0
Besi Berkarat dan Beton Miring: Jejak Proyek Jembatan dan Jalan Mangkrak di Berau
0
SHARES
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berau, Kalimantan Timur— Minggu, (11/1/2026), Proyek pembangunan jembatan dan jalan akses Limunjan menuju kawasan Pelabuhan Kampung Mantaritip, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang diduga mangkrak hingga beberapa tahun ini.

Kondisi tersebut disorot serius oleh Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kalimantan Timur, menyusul laporan masyarakat serta hasil penelusuran langsung di lapangan.

Proyek strategis yang dirancang sebagai jembatan dan jalan penghubung dari Limunjan menuju Pelabuhan Mantaritip kini terbengkalai. Di lokasi, konstruksi jembatan hanya berupa rangka besi berkarat dan beton yang sudah miring dan hampir roboh.

Sebagian struktur mengalami kerusakan, besi berkarat, tanah di sekitar lokasi longsor, serta sudah tidak tampak adanya aktivitas lanjutan pembangunan.

Proyek berada di Kampung Mantaritip, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Pekerjaan tahap awal diketahui dimulai pada tahun anggaran 2019 dengan menggunakan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur, namun hingga tahun 2026 tidak menunjukkan tanda-tanda kelanjutan.

AKPERSI Kaltim menilai terdapat tanggung jawab besar dari:

– Oknum pejabat daerah yang diduga mengintervensi penentuan lokasi proyek

– Kontraktor pelaksana yang tidak menyelesaikan pekerjaan, Konsultan pengawas yang diduga lalai dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selaku penanggung jawab teknis dan administratif

Hingga kini, pihak-pihak tersebut belum memberikan klarifikasi resmi meski telah berulang kali dihubungi dan dimintai keterangan. tidak ada respon.

Berdasarkan penelusuran AKPERSI dan keterangan sejumlah sumber, terdapat dugaan kesalahan penentuan titik koordinat pembangunan. Lokasi jembatan disebut tidak sesuai dengan perencanaan awal dan diduga dipaksakan akibat intervensi oknum pejabat daerah yang memiliki kepentingan atas lahan tertentu.

Akibat pemaksaan lokasi tersebut, proyek diduga tidak layak secara teknis, menyebabkan kegagalan konstruksi dan berujung mangkrak.

Mangkraknya proyek ini berdampak langsung pada:

1. Kerusakan fisik konstruksi

2. Terhambatnya pengembangan kawasan pelabuhan

3. Kerugian keuangan negara yang ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah

Dokumen perencanaan jangka panjang bahkan menyebut total anggaran pengembangan proyek jalan dari Limunjan menuju Pelabuhan Mantaritip, termasuk proyek jembatan, diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

AKPERSI Kaltim menilai proyek ini berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum, antara lain:

1. Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

* Dugaan penyalahgunaan kewenangan

* Perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain

* Mengakibatkan kerugian keuangan negara

2. Pasal 56 dan Pasal 60 UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

* Kegagalan bangunan akibat perencanaan dan pelaksanaan yang tidak sesuai standar

3. Pasal 421 KUHP

* Penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat publik untuk memaksa atau mengarahkan keputusan yang merugikan negara

AKPERSI Kaltim menilai proyek jembatan dan jalan tersebut sudah memenuhi kategori proyek mangkrak, karena lebih dari lima tahun tidak diselesaikan. Organisasi pers tersebut berencana secara resmi melaporkan dan meminta Kejaksaan Negeri Berau, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, hingga aparat penegak hukum lainnya untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. AKPERSI juga meminta aparat penegak hukum tidak mengabaikan dugaan penyimpangan anggaran yang dinilai sudah terang-benderang di lapangan.

“Ini bukan sekadar proyek gagal, tapi indikasi kuat adanya penyimpangan dan potensi korupsi yang merugikan negara,” tegas perwakilan AKPERSI Kaltim.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pejabat setempat maupun pihak kontraktor terkait proyek jalan dan jembatan yang diduga mangkrak itu.

AKPERSI Kaltim.

 

 

Post Views: 59
Tags: Kejaksaan RIKPK RI
Previous Post

DJP Dukung Penuh Penegakan Hukum KPK dan Tindak Tegas Oknum Pegawai Terlibat Korupsi

Next Post

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Admin

Admin

Next Post
PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK "INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

Mei 26, 2026
SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

Mei 25, 2026
Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Mei 25, 2026
Anak Sampaikan Doa dan Ucapan Haru di Hari Ulang Tahun ke-38 Maruli Silitonga

Anak Sampaikan Doa dan Ucapan Haru di Hari Ulang Tahun ke-38 Maruli Silitonga

Mei 25, 2026

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

Mei 26, 2026
SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

Mei 25, 2026
Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Mei 25, 2026
Anak Sampaikan Doa dan Ucapan Haru di Hari Ulang Tahun ke-38 Maruli Silitonga

Anak Sampaikan Doa dan Ucapan Haru di Hari Ulang Tahun ke-38 Maruli Silitonga

Mei 25, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 260526 : ROH YANG MEMBANGKITKAN…!!

Mei 26, 2026
SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

SNI Harus Diperbanyak, DPR Tegaskan: Lindungi Konsumen dan Bendung Impor Murah

Mei 25, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In