• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Internasional

OPERERASI RAHASIA DAN KEBIJAKAN  LUAR NEGERI

Admin by Admin
Maret 10, 2026
in Internasional, Politik
0
OPERERASI RAHASIA DAN KEBIJAKAN   LUAR NEGERI
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Eko Sulistyo

Jakarta,-Kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam operasi militer presisi yang dilakukan Amerika Serikat (AS) bersama Israel pada akhir Februari lalu mengguncang politik global.

Serangan yang berlangsung cepat dan sangat terarah itu dirancang sebagai decapitation strike—serangan yang secara spesifik menargetkan pusat kepemimpinan sebuah negara.

Dalam hitungan jam pasca operasi tersebut, ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam. Iran melancarkan serangan balasan, menutup jalur strategis minyak Selat Hormuz, pasar energi global bereaksi, dan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan kembali mengemuka.

Peristiwa ini bukan sekadar episode konflik regional, tetapi memperlihatkan sebuah pola yang semakin menguat dalam geopolitik kontemporer: penggunaan operasi rahasia dan operasi militer khusus sebagai instrumen kebijakan luar negeri.

Dalam beberapa dekade terakhir, negara-negara besar semakin mengandalkan operasi presisi berbasis intelijen dan teknologi militer mutakhir untuk mencapai tujuan strategis tanpa terlibat dalam perang terbuka.

Edisi khusus Time berjudul Special Ops: The Hidden World of America’s Toughest Warriors menggambarkan bagaimana pasukan operasi khusus AS berkembang menjadi instrumen penting dalam kebijakan keamanan global Washington.

Unit seperti Navy SEALs dan Delta Force dirancang untuk menjalankan misi mulai dari operasi rahasia, pembebasan sandera, hingga eliminasi target strategis dan intervensi militer presisi tinggi.

*Warisan Operasi Rahasia*

Dalam beberapa bulan terakhir, pola penggunaan operasi khusus ini terlihat semakin jelas. Operasi militer AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro menjadi preseden penting.

Tanpa perang terbuka, kepemimpinan politik sebuah negara dapat berubah melalui operasi khusus yang cepat dan terbatas.

Jika operasi di Venezuela menunjukkan kemampuan menangkap pemimpin negara melalui intervensi presisi, maka operasi terhadap Iran memperlihatkan bentuk yang lebih ekstrem: eliminasi langsung terhadap pemimpin tertinggi negara.

Fenomena ini menandai transformasi dalam cara great power politics dijalankan dalam hubungan internasional.

Dalam perspektif realisme Hans Morgenthau, dan yang diperdalam oleh John Mearsheimer dalam The Tragedy of Great Power Politics, persaingan kekuatan besar tidak lagi selalu diwujudkan melalui perang terbuka, melainkan semakin sering melalui operasi rahasia dan intervensi militer presisi.

Praktik semacam ini sesungguhnya memiliki akar sejarah panjang dalam kebijakan luar negeri AS. Sejak masa Perang Dingin, operasi rahasia telah menjadi bagian penting dari strategi geopolitik Washington.

Dalam banyak kasus, AS tidak selalu menggunakan kekuatan militer secara terbuka. Sebaliknya, pemerintah AS memanfaatkan jaringan intelijen, covert operations, serta dukungan terhadap aktor lokal untuk memengaruhi arah politik suatu negara.

Sejarah mencatat pada 1953, operasi intelijen AS bersama Inggris berperan dalam menggulingkan pemerintahan Mohammad Mossadegh di Iran. Setahun kemudian di Guatemala, pemerintahan Jacobo Árbenz dijatuhkan melalui operasi yang didukung CIA.

Pada 1973, kudeta militer di Chile berhasil menggulingkan Presiden Salvador Allende, atas dukungan politik Washinton.

Sejumlah kajian kritis melihat peristiwa tersebut sebagai bagian dari pola intervensi geopolitik yang lebih luas dalam kebijakan luar negeri AS.

Dalam The Jakarta Method, Vincent Bevins menjelaskan bahwa operasi politik dan militer di Indonesia pasca-1965 merupakan bagian dari strategi global menahan pengaruh komunisme pada era Perang Dingin, melalui dukungan intelijen, koordinasi dengan aktor lokal, dan jaringan diplomatik internasional.

Sementara itu, Vijay Prashad dalam Washington Bullets, menunjukkan bahwa intervensi politik melalui operasi rahasia merupakan praktik yang berulang dalam kebijakan luar negeri Washinton sepanjang abad ke-20.

Dari Timur Tengah hingga Amerika Latin, dari Asia Tenggara hingga Afrika, operasi intelijen sering digunakan untuk memengaruhi konfigurasi kekuasaan domestik negara lain.

*Fase Baru Hubungan Internasional*

Pendekatan kritis dalam studi hubungan internasional menawarkan cara lain untuk membaca fenomena ini.

Dalam International Relations in the New Critical Perspective yang diedit oleh Nicholas J. Kiersey dan Doug Stokes, sejumlah penulis menggunakan pemikiran Michel Foucault untuk memahami politik global sebagai jaringan relasi kekuasaan.

Dalam perspektif ini, kekuasaan tidak hanya bekerja melalui dominasi militer terbuka, tetapi juga pengawasan, kontrol keamanan, dan praktik institusional yang membentuk perilaku politik.

Dalam konteks tersebut, operasi terhadap Iran mencerminkan evolusi dari praktik lama tersebut. Jika pada masa Perang Dingin operasi rahasia sering bergantung pada dukungan kudeta atau perubahan rezim melalui aktor lokal, maka pada abad ke-21 kemajuan teknologi memungkinkan tindakan yang jauh lebih presisi.

Meski demikian, logika strategisnya tetap sama: operasi rahasia digunakan untuk mencapai tujuan geopolitik tanpa menanggung biaya perang besar.

Dalam perspektif ekonomi politik global, pendekatan ini memberi fleksibilitas strategis bagi negara besar untuk menekan lawan melalui operasi militer terbatas dengan risiko korban dan dampak politik domestik yang lebih terkendali.

Namun praktik ini juga membawa konsekuensi serius bagi stabilitas internasional. Operasi rahasia sering berlangsung di wilayah abu-abu hukum internasional.

Mereka tidak selalu disertai deklarasi perang resmi dan kerap dilakukan tanpa mandat lembaga internasional. Akibatnya, batas antara diplomasi, intelijen, dan perang menjadi semakin kabur.

Peristiwa di Iran menunjukkan bahwa dunia sedang memasuki fase baru dalam hubungan internasional—fase di mana operasi rahasia dan operasi militer presisi menjadi instrumen utama dalam perebutan pengaruh geopolitik.

Perubahan kepemimpinan politik suatu negara dapat terjadi melalui operasi presisi yang berlangsung dalam hitungan jam.

Pertanyaannya adalah apakah praktik tersebut akan membuat dunia lebih stabil atau justru lebih rapuh.

Sejarah menunjukkan bahwa intervensi rahasia sering menghasilkan konsekuensi jangka panjang yang sulit diprediksi. Konflik domestik, ketidakstabilan politik, bahkan perang saudara sering menjadi dampak lanjutan dari intervensi semacam itu.

Karena itu, meskipun operasi presisi tampak efisien dalam jangka pendek, dampak strategisnya bagi tatanan internasional tetap menjadi pertanyaan besar.

Jika semakin banyak negara menjadikan operasi rahasia sebagai instrumen kebijakan luar negeri, dunia berpotensi memasuki era geopolitik baru—konflik tidak selalu diumumkan secara resmi, melainkan berlangsung dalam bayang-bayang operasi militer dan intelijen yang semakin canggih.

Penulis adalah Direktur Institute for Climate Policy and Global Politics.

Post Views: 45
Tags: Penulis adalah Direktur Institute for Climate Policy and Global Politics.
Previous Post

Menuju Musda XI, Golkar Berau Dorong Regenerasi: Kader Muda Siap Ambil Peran Strategis

Next Post

Jika Keheningan Nyepi Tak Lagi dihormati di Bali, Maka Yang Sedang Tergerus Bukan Tradisi—Melainkan Harga Diri Paeradaban Bali Itu Sendiri

Admin

Admin

Next Post
Jika Keheningan Nyepi Tak Lagi dihormati di Bali, Maka Yang Sedang Tergerus Bukan Tradisi—Melainkan Harga Diri Paeradaban Bali Itu Sendiri

Jika Keheningan Nyepi Tak Lagi dihormati di Bali, Maka Yang Sedang Tergerus Bukan Tradisi—Melainkan Harga Diri Paeradaban Bali Itu Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

Mei 21, 2026
Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Mei 21, 2026
Kejati Kaltim Selamatkan Rp271,45 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT JMB Group

Kejati Kaltim Selamatkan Rp271,45 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT JMB Group

Mei 21, 2026
Jacob Ereste :  Pendidikan Tidak Hanya Terbatas Untuk Rakyat

Jacob Ereste : Pendidikan Tidak Hanya Terbatas Untuk Rakyat

Mei 21, 2026

Recent News

APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

Mei 21, 2026
Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Mei 21, 2026
Kejati Kaltim Selamatkan Rp271,45 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT JMB Group

Kejati Kaltim Selamatkan Rp271,45 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tambang PT JMB Group

Mei 21, 2026
Jacob Ereste :  Pendidikan Tidak Hanya Terbatas Untuk Rakyat

Jacob Ereste : Pendidikan Tidak Hanya Terbatas Untuk Rakyat

Mei 21, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

APMKT Kepung Kantor Gubernur Kaltim: “Hak Angket atau Rudi Masud Mundur!”

Mei 21, 2026
Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Mei 21, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In