BALIKPAPAN – Wakapolda Kalimantan Timur, Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Mapolda Kaltim, Jumat (17/4/2026), dengan penekanan kuat pada disiplin dan integritas sebagai fondasi utama kinerja kepolisian.
Upacara diikuti para pejabat utama, seluruh personel Polda Kaltim, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polri.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum strategis untuk mempertegas kembali jati diri Polri sebagai institusi yang bertanggung jawab menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
Dalam amanatnya, Wakapolda menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian, pelanggaran, maupun sikap tidak profesional di tubuh Polri.
Ia menuntut setiap personel bekerja dengan standar tinggi, menjunjung integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang nyata, cepat, dan tepat sasaran.
“Hari Kesadaran Nasional harus menjadi titik evaluasi.
Disiplin, integritas, dan profesionalisme bukan pilihan, melainkan kewajiban.
Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas demi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset utama yang harus dijaga dengan tindakan konkret, bukan sekadar retorika.
Pelayanan yang responsif dan humanis, menurutnya, harus berjalan seiring dengan ketegasan dalam penegakan hukum.
Upacara ini menjadi penegasan bahwa setiap personel Polri dituntut hadir sebagai figur yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan tugas dengan kinerja yang terukur serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Jurnalis: Hmd.
Penerbit: Marihot.















