Februanto, SIK, MH, mendesak agar penyidik segera bertindak cepat dalam menetapkan tersangka terkait kasus kebakaran yang menewaskan Samuel Alexsander Pandiangan. Menurut Dedi Mauritz Simanjuntak, terdapat tahapan penting yang perlu dilakukan, salah satunya pemeriksaan psikologis terhadap seorang saksi. Namun, proses tersebut masih terhambat karena status individu tersebut masih sebagai saksi.
Dedi Mauritz Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa hasil investigasi melalui metode *Scientific Crime Investigation (SCI)* menunjukkan bahwa sumber api berasal dari api terbuka, dan hal tersebut tidak terbantahkan. Meski demikian, hingga kini masih menjadi tanda tanya besar mengenai siapa pelaku di balik kejadian tragis tersebut.
“Kami sudah melihat gambaran umum dari hasil investigasi. Secara ilmiah, sumber api berasal dari api terbuka. Pertanyaannya sekarang, siapa yang melakukannya,” ujarnya.
Di sisi lain, duka mendalam disampaikan oleh keluarga korban. Dengan isak tangis, ibu korban, Mariama Gustiani Sibarani, memohon keadilan kepada Kepolisian Republik Indonesia agar kasus ini diusut secara terang benderang. Ia meyakini adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa yang merenggut nyawa anaknya.
“Kami minta kasus ini dibuka secara terang benderang. Kami yakin ada unsur kesengajaan dalam pembakaran anak kami di dalam kos tersebut. Kami mohon kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara untuk turun tangan agar kasus ini segera terungkap. Kematian anak kami sangat tragis, dengan kondisi bensin yang tersebar di mana-mana. Kami juga berharap penyidik segera menuntaskan kasus ini,” ungkapnya penuh haru.
Saat dikonfirmasi terkait perkembangan penyelidikan, pihak penyidik belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan resmi.
Keluarga korban berharap pihak kepolisian, khususnya Polda Sumatera Utara, dapat lebih teliti dan serius dalam menangani kasus ini. Mereka menaruh harapan besar agar pelaku segera terungkap dan ditangkap, sesuai dengan prinsip kerja Polri yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Fzh














