• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Internasional

Bayang-bayang Hegemoni 2026: DRSM Ingatkan Risiko Militerisasi Selat Malaka bagi Ekonomi Asia Tenggara

Admin by Admin
April 23, 2026
in Internasional
0
Bayang-bayang Hegemoni 2026: DRSM Ingatkan Risiko Militerisasi Selat Malaka bagi Ekonomi Asia Tenggara
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

*JAKARTA* – Lembaga kajian _Democracy Religion Society Market_ (DRSM) menyebut efektivitas strategi _divide et impera_ Amerika Serikat pada 2026 menjadi ancaman eksistensial terhadap pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang dibangun puluhan tahun.

Dalam analisisnya, DRSM menilai dunia kembali menyaksikan kebangkitan taktik lama dalam kemasan teknologi tinggi, tujuh dekade setelah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung.

“Jika pada 1955 para pemimpin Asia-Afrika berkumpul untuk mengakhiri kolonialisme, maka pada 2026 kita melihat kemunculan strategi ‘Kepentingan MAGA’ yang secara sistematis menerapkan kembali prinsip pecah belah dan kuasai untuk mempertahankan hegemoni global,” tulis DRSM, Kamis (23/4/2026).

*Hegemoni Lewat “Manajemen Konflik”*

DRSM menyebut strategi nasional AS 2026 tidak lagi mengejar ketertiban internasional berbasis aturan, melainkan fokus pada _Manajemen Konflik Regional_ yang sengaja dipelihara.

Dua instrumen utama disorot:

1. *Choke Point Control*: Menguasai titik krusial seperti Selat Malaka, Selat Hormuz, dan Terusan Panama untuk mendikte perdagangan dan energi.

2. *Balance of Power*: Mendorong sekutu seperti Jepang dan Australia membebani China, serta membiarkan ketegangan Iran-Israel membara agar Timur Tengah bergantung pada senjata dan pembiayaan Dolar AS.

“Strategi ini berlawanan dengan Poin ke-6 Dasasila Bandung, yang melarang penggunaan pertahanan kolektif untuk melayani kepentingan khusus negara besar,” tulis DRSM.

*4 Dampak ke Stabilitas Ekonomi ASEAN*

Sebagai kawasan yang mengapit Selat Malaka, DRSM memaparkan empat risiko bagi Asia Tenggara:

1. *Militerisasi Selat Malaka*: Jalur 80% energi China ini berisiko alami lonjakan biaya logistik dan asuransi. Indonesia, Malaysia, Singapura disebut tertekan untuk memihak, mengganggu perdagangan intra-ASEAN.

2. *Tekanan Burden Sharing*: Negara seperti Filipina, Vietnam, Indonesia didorong alihkan anggaran ke belanja militer untuk “menahan” China. Dana infrastruktur dan pendidikan berisiko terpangkas.

3. *Polarisasi Investasi*: Strategi _decoupling_ ekstrem AS picu keraguan investor. Kawasan berisiko jadi medan “perang atrisi” yang sebabkan pelarian modal ke “Fortress America”.

4. *Kerentanan Energi*: Konflik di Iran yang menutup Selat Hormuz bisa pangkas pasokan minyak dunia sepertiganya. Negara pengimpor ASEAN terancam inflasi, sementara produsen ditekan memenuhi kebutuhan sekutu AS.

*Efektivitas Dibatasi Nasionalisme*

Meski AS unggul militer lewat _Blue Water Navy_, DRSM menilai efektivitas strategi 2026 dibatasi kebangkitan nasionalisme — “roh yang sama yang melahirkan KAA 1955”.

“Negara berkembang mulai sadar hanya dijadikan benteng pelindung kepentingan AS. Ini dorong mereka cari alternatif seperti BRICS atau aliansi regional mandiri untuk keluar dari jerat dolar,” tulis DRSM.

Lembaga itu juga menyoroti kerapuhan domestik AS. “Strategi 2026 butuh ‘Negara Polisi AI’ redam protes. Sejarah mencatat, semakin keras imperium menekan, semakin cepat pembusukan dari dalam akibat korupsi dan polarisasi.”

*Seruan Kembali ke Semangat Bandung*

DRSM menegaskan politik _divide et impera_ AS 2026 mungkin efektif jangka pendek menghambat China atau Rusia, namun gagal memahami dunia pasca-1955 tak bisa dikelola dengan mentalitas kolonial.

“Selama Semangat Bandung tentang kemandirian dan kerja sama antar bangsa masih hidup, upaya menguasai dunia via pemeliharaan konflik hanya akan percepat keruntuhan hegemoni itu sendiri,” tulis DRSM.

Stabilitas disebut hanya terjaga jika ASEAN teguh pada Dasasila Bandung: selesaikan sengketa damai dan tolak jadi instrumen negara besar. “Tanpa netralitas aktif, Asia Tenggara berisiko jadi ladang pertempuran ekonomi yang hanya untungkan produsen senjata dan energi di barat.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kedutaan Besar AS di Jakarta terkait analisis tersebut.

_*editor: D.Wahyudi*_

Post Views: 7
Tags: Berita Internasional
Previous Post

BREAKING NEWS: Perlawanan dari Pesisir! Warga Dumaring Tegas Tolak RKT PT Sumalindo Alam Lestari 1 Tahun 2025.

Next Post

Sembunyi di Dalam Lemari, Pelaku Pencuri Dua HP di Cafe Pondok Melati Berhasil Diringkus Polsek Gunung Malela

Admin

Admin

Next Post
Sembunyi di Dalam Lemari, Pelaku Pencuri Dua HP di Cafe Pondok Melati Berhasil Diringkus Polsek Gunung Malela

Sembunyi di Dalam Lemari, Pelaku Pencuri Dua HP di Cafe Pondok Melati Berhasil Diringkus Polsek Gunung Malela

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

April 23, 2026
Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

April 23, 2026

April 23, 2026
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Tradisional, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Tradisional, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

April 23, 2026

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

April 23, 2026
Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

April 23, 2026

April 23, 2026
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Tradisional, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Tradisional, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

April 23, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 230426: SEGALA PERKARA

April 23, 2026
Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

Gelar Patroli KRYD Sebagai Langkah Preventif, Memastikan Situasi Aman dan Kondusif 

April 23, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In