Amalia R, Kabar BUMN
Rabu, 20 Mei 2026
Sebanyak 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi diperkenalkan sebagai First Movers Tempat Kerja Ramah Keluarga di Indonesia.
Langkah ini menjadi penanda baru dalam upaya memperkuat partisipasi perempuan di dunia kerja lewat kebijakan yang mendukung pengasuhan, kesejahteraan pegawai, hingga fleksibilitas dalam bekerja.
Inisiatif tersebut hadir di tengah masih rendahnya tingkat partisipasi perempuan dalam dunia kerja di Indonesia.
Beban pengasuhan dan kerja perawatan yang belum terbagi secara proporsional masih menjadi salah satu tantangan utama yang memengaruhi keberlanjutan karier perempuan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan pada 2024 berada di angka 56,42 persen, masih terpaut jauh dibandingkan laki-laki yang mencapai 84,66 persen.
Sementara itu, data The Australia-Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) pada 2018 menunjukkan sekitar 1,7 juta perempuan berusia 20–24 tahun berhenti bekerja karena menikah atau memiliki anak.
Ke-12 perusahaan BUMN lintas sektor ini menjadi pelopor dalam mengembangkan, menguji coba, hingga mengintegrasikan kebijakan tempat kerja ramah keluarga secara terstruktur.
Sebelumnya, seluruh perusahaan tersebut mendapatkan pendampingan intensif selama enam bulan dari UN Women melalui program WEPs Corporate Action Lab (WEPsCAL), yakni program akselerasi di bawah UN Women Gender Action Lab yang didukung Pemerintah Australia guna mempercepat penerapan kesetaraan gender di lingkungan kerja.
Pada kesempatan yang sama, turut diluncurkan buku berjudul “First Movers BUMN Dalam Mewujudkan Tempat Kerja Ramah Keluarga di Indonesia”. Publikasi ini memuat pembelajaran utama sekaligus berbagai solusi yang berhasil dikembangkan oleh peserta WEPs Corporate Action Lab Indonesia Cohort 1.
“Danantara Respectful and Inclusive Workplace Playbook merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat budaya kerja yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di lingkungan BUMN.”
“Pembelajaran dari WEPs Corporate Action Lab menunjukkan bahwa transformasi workplace perlu diterjemahkan ke dalam sistem, kepemimpinan, dan praktik kerja sehari-hari agar dapat memberikan dampak yang nyata bagi organisasi.”
Kata Wiwik Wahyuni, Senior Director Human Capital Talent Management and Culture, PT Danantara Asset Management
“Ketika BUMN memimpin transformasi menuju tempat kerja ramah keluarga, dampaknya melampaui kebijakan internal perusahaan.”
“Ini mengirimkan sinyal kuat bahwa kesetaraan gender adalah fondasi untuk peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja, serta keberlanjutan organisasi,” kata Ulziisuren Jamsran, UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN.
“Ke-12 First Movers ini mencerminkan langkah nyata BUMN dalam membangun budaya kerja yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pegawai.”
“Kami percaya bahwa tempat kerja yang mendukung kesejahteraan dan keseimbangan kehidupan kerja juga berperan penting dalam memperkuat keberlanjutan talenta dan kinerja organisasi.”
“Srikandi Danantara berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dan mendorong lebih banyak BUMN untuk mengambil langkah serupa.” kata A.A.A. Indira Pratyaksa, Ketua Umum Interim, Srikandi Danantara.
Hadjar Seti Adji, Wakil Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia, dalam sambutannya mengatakan “Mari bersama mendorong Tempat Kerja Ramah Keluarga.
Ini bukan sekadar mendorong budaya, tetapi menjadi satu adaptasi baru dalam bekerja dengan sistem yang lebih manusiawi dan berdampak pada produktivitas tenaga kerja.”
Lebih dari sekadar kebijakan kesejahteraan pegawai, program ini menunjukkan bahwa kebijakan ramah keluarga juga menjadi strategi bisnis yang mampu memperkuat retensi talenta, meningkatkan produktivitas, sekaligus membangun organisasi yang adaptif terhadap kebutuhan tenaga kerja masa depan.
Empat solusi utama berhasil diidentifikasi dan dipilih oleh 12 BUMN First Movers, yakni:
1. Penguatan Cuti Ayah dan Keterlibatan Laki-laki
PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Perum Perumnas, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Bio Farma (Persero) memperkuat kebijakan cuti ayah, monitoring pelaksanaan.
Serta mendorong perubahan pola pikir organisasi terkait keterlibatan laki-laki dalam pengasuhan dan perawatan keluarga
2. Kesehatan Mental dan Fleksibilitas Kerja
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), AirNav Indonesia, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
Serta Pertamina mengembangkan berbagai solusi berupa compressed working time arrangement, evaluasi kebijakan kerja hybrid, dan program employee assistance yang bekerja sama dengan psikolog.
3. Infrastruktur Pengasuhan
PT PLN (Persero), MIND ID, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA memperkuat dukungan tempat kerja ramah keluarga melalui standarisasi daycare, penyediaan ruang laktasi, hingga penyusunan pedoman teknis pengelolaan fasilitas pengasuhan
4. Kepemimpinan Perempuan dan Dukungan Caregiver
PT Pupuk Indonesia (Persero), Perum Perumnas, WIKA, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, serta Bank Mandiri mengembangkan berbagai inisiatif berupa fleksibilitas kerja, program mentoring, kebijakan rekrutmen inklusif, dan dukungan bagi caregiver
Solusi yang telah dikembangkan tersebut diperkirakan mampu menjangkau sedikitnya 15.000 pegawai di lingkungan BUMN.
Pembelajaran dari program WEPsCAL juga dibagikan melalui acara Public Showcase bertajuk “Mendorong Transformasi Tempat Kerja yang Inklusif dan Ramah Keluarga” yang diselenggarakan pada hari yang sama.
Dalam kesempatan tersebut, diluncurkan pula buku capaian WEPsCAL Cohort 1 yang memuat praktik baik, tantangan, pencapaian, serta rencana pengembangan ke depan.
Publikasi itu diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran sekaligus mendorong penerapan kebijakan serupa di berbagai perusahaan BUMN lainnya.
Keberhasilan para First Movers ini memperlihatkan bahwa transformasi menuju tempat kerja yang lebih inklusif dan ramah keluarga dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.
UN Women bersama Danantara Indonesia dan Srikandi Danantara pun mengajak lebih banyak BUMN untuk mereplikasi praktik tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan dunia kerja Indonesia yang lebih setara, adaptif, dan berkelanjutan.
Pada momen yang sama, turut diluncurkan Danantara Respectful & Inclusive Workplace Playbook sebagai panduan bagi BUMN dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan ramah keluarga
Panduan ini sejalan dengan upaya WEPs Corporate Action Lab dalam mendorong transformasi budaya kerja yang lebih setara dan berkelanjutan
Publikasi “First Movers BUMN dalam Mewujudkan Tempat Kerja Ramah Keluarga di Indonesia” juga dapat diakses melalui bit.ly/unwomen-firstmoversbumn.















