DERAP KALIMANTAN.COM | TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Provinsi Kaltara menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah, khususnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, SKM., M.AP., saat menghadiri pelantikan Pengurus LPD Provinsi Kaltara Periode 2026-2031 di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (25/5) malam.
Dalam sambutannya, Pollymaart menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan jajaran pengurus LPD yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremonial, tetapi awal tanggung jawab besar untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Momentum ini bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi menjadi penanda komitmen Perempuan Dayak untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan Bumi Benuanta,” kata Pollymaart.
Ia menilai perempuan memiliki peran penting dalam menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial, terlebih di tengah tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, penguatan ekonomi keluarga berbasis UMKM hingga penanganan tengkes (stunting).
Secara khusus, terdapat dua isu utama yang diharapkan menjadi perhatian kepengurusan baru LPD di bawah kepemimpinan Korni Serliany Ingkong Ala, S.T.
Pertama, tantangan sosial-ekonomi di wilayah perbatasan yang membutuhkan penguatan program pemberdayaan perempuan. Kedua, masih ditemukannya kasus pernikahan usia dini yang dinilai berdampak pada kualitas tumbuh kembang generasi mendatang.
“Demografi Kaltara menunjukkan signifikansi jumlah dan peran perempuan yang luar biasa. Keterlibatan aktif organisasi seperti LPD akan mempercepat akselerasi pembangunan daerah,” ujarnya.
Pemprov Kaltara, lanjutnya, berkomitmen mendukung organisasi kemasyarakatan yang berorientasi pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir sambutan, Pollymaart mengajak seluruh pengurus menjaga integritas, memperkuat solidaritas, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Selamat bekerja dan menjalankan amanah. Jagalah kehormatan lembaga ini dengan integritas dan semangat gotong royong,” tutupnya. (dkisp)















