Derapkalimantan.com – Amsal 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
4 Makna Rohani Dan Bagaimana Caranya:
1. Sumber Berkat Yang Sejati = Tuhan
Ayat ini mengingatkan bahwa kekayaan/berkecukupan sejati bukan hasil dari kerja keras kita sendiri, koneksi, atau kehebatan strategi bisnis kita. Tuhanlah yang membuat kaya. Kerja keras penting, tapi hasil akhirnya tetap di tangan Dia. Tanpa berkat-Nya, bisa saja kita kerja 24 jam tapi tetap kurang. Jadi ukurannya bukan kerja banting tulang seperti – maaf- sodara kita tukang gali kabel pinggir jalan kerja malam hari sampai pagi, atau seperti tulang gali kubur sampai bergumul dengan lumpur siang & malam.
2. Susah Payah Tidak Akan Menambahinya”
Kalimat ini menegur *mentalitas dunia*: kerja banting tulang + tipu daya + segala cara untuk jadi kaya. Raja Salomo bilang: kalau Tuhan tidak memberkati, semua *susah payah manusia* tidak akan bisa menambah hasil yang sudah Dia tetapkan. Justru bisa bikin kita lesu, stres , panik dan kehilangan sukacita.
3. Kontras Dengan Kekayaan Dunia
Di pasal 10 sebelumnya ada Amsal 10:2 Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna Jadi ayat 22 ini pasangannya: Tuhan mau kita kaya, tapi kaya dengan cara-Nya. Kaya yang disertai damai sejahtera, bukan kaya tapi harus jaga harta 24 jam karena takut hilang.
4. Undangan Untuk Bersandar, Bukan Kuatir
Rohani dari ayat ini = belajar kerja sebagai bagian kita, lalu percaya hasilnya sebagai bagian Tuhan menentukan hasil akhir, sebab jika kita bisa menentukan hasil bisa setara dengan mencobai Tuhan dan tidak memerlukan Tuhan lagi. Mat 6:33. Carilah dahulu Kerajaan Allah… semuanya itu akan ditambahkan. senada dengan ini.
The last but not least:
Kerja, usaha, nabung = lakukan dengan rajin. Tapi jangan jadikan itu berhala. Doakan pekerjaan kita. Minta Tuhan memberkati. Karena rumah megah tanpa berkat Tuhan rasanya kosong, tapi rumah sederhana dengan berkat Tuhan rasanya cukup + damai + sukacita.
Syalom
Tuhan memberkati semua
St.JAGIRS














