BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Bidang Humas Polda Kalimantan Timur melalui Subbid Multimedia melaksanakan kegiatan sosialisasi Lomba Kreatif Divhumas Polri dengan menyasar siswa difabel di Kota Balikpapan, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, melalui Lomba Melukis yang dirancang sebagai sarana ekspresi, pengembangan potensi, serta penguatan rasa percaya diri siswa difabel.
Sosialisasi dilaksanakan di SLB Negeri Balikpapan, yang berlokasi di Jalan Letkol Pol. H.M. Asnawi, Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan. Sekolah tersebut menjadi pusat pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, meliputi tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, hingga autisme, dari jenjang TKLB sampai dengan SMALB.
Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Kaltim, AKBP Qori Kurniawati, S.E., bersama jajaran personel melaksanakan koordinasi langsung dengan pihak sekolah. Materi sosialisasi disampaikan secara komprehensif, mencakup mekanisme pelaksanaan lomba, persyaratan peserta, hingga esensi kegiatan sebagai wadah pembinaan kreativitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen nyata Polri dalam menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan inklusivitas.
“Polri berkomitmen menghadirkan ruang yang adil dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa siswa difabel memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan berkontribusi dalam semangat kebangsaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Lomba Kreatif Divhumas Polri tidak hanya menjadi bagian dari perayaan seremonial, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan yang mampu melahirkan karya-karya inspiratif yang merefleksikan nilai persatuan, keberagaman, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, dengan antusiasme tinggi dari pihak sekolah, tenaga pendidik, serta para siswa. Sambutan positif tersebut menjadi cerminan keberhasilan pendekatan humanis yang diusung Polri dalam menjangkau kelompok difabel.
Melalui kegiatan ini, Bidhumas Polda Kaltim berharap partisipasi siswa difabel di wilayah Kalimantan Timur terus meningkat, sekaligus memperkuat makna Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum kebersamaan, inklusivitas, dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
Jurnalis: Hmd
Penerbit: Marihot















