KUTAI KARTANEGARA – Polda Kalimantan Timur secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan penuh disiplin di Lapangan SPN Polda Kaltim Aji Muhammad Salehuddin II, Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Senin (20/7/2026).
Upacara dipimpin Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kompol Winaryo, S.H. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Kaltim, unsur Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta tokoh daerah, menegaskan sinergi kuat lintas sektor dalam mendukung pembentukan SDM Polri yang unggul.
Sebanyak 66 siswa Bintara SPKT resmi mengikuti pendidikan yang akan berlangsung selama lima bulan. Mereka akan ditempa melalui sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada pencapaian kompetensi nyata, integrasi teori dan praktik, serta pembentukan karakter kebhayangkaraan yang kokoh.
Dalam amanat Kepala Lemdiklat Polri yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa pendidikan ini merupakan langkah strategis Polri untuk memperkuat kualitas pelayanan publik. Lulusan diharapkan tampil sebagai personel yang profesional, berintegritas, responsif, serta mampu memberikan pelayanan cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat, khususnya di lini SPKT sebagai wajah terdepan institusi Polri.
Tema pendidikan tahun ini, “Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif,” menjadi pijakan kuat dalam membentuk personel yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara moral, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu berpikir analitis dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
Lebih dari sekadar pendidikan formal, program ini menegaskan arah kebijakan Polri dalam membangun SDM yang menjunjung tinggi nilai Presisi, profesionalisme, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Para siswa dituntut memiliki disiplin tinggi, integritas tanpa kompromi, serta kemampuan komunikasi publik yang efektif sebagai bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan SPN Polda Kaltim sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa pendidikan pembentukan ini merupakan fondasi utama dalam mencetak insan Bhayangkara yang siap menghadapi tantangan tugas kepolisian modern.
“Polri membutuhkan personel yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas tinggi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pendidikan ini adalah titik awal untuk melahirkan SDM Polri yang Presisi, profesional, dan humanis,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pukul 10.50 WITA. Pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Bhayangkara yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Jurnalis: Hmd
Penerbit: Marihot















