Jayapura, Bertampat di jayapura kampus USTJ tepat pukul jam 11 WIT mahasiswa/i melakukan aksi dengan tuntutan Referendum Papua kepada dewan PBB oleh beberapa mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa USTJ yang berjumlah 8 Sampai 10 orang.
Di tengah aski mahasiswa yang sedang menyampaikan pendapat, tiba’ ada salah satu mahasiswa yang mengibarkan bendera bintang kejora. Setelah berselang beberapa menit bedera bintang kejora di kibarkan di tiang bendera kampus.
Sebelum bendera Bintang kejora di kibarkan tentu terdapat bendera indonesia yang kemudian di turunkan oleh masa aksi dari tiang dan diganti dengan bendera bintang kejora. Selain itu terdapat Bendera RMS dan GAM yang bawa dan di kibarkan kibarkan didalam lingkunga kampus oleh mahasiswa
Kampus memang sebagai sarana kebebasan berpendapat, tetapi perlu di perhatikan isu yang harus dibawah ketika melakukan aksi di kampus harus lebih pada isu yang krusial terkait kampus, bukan pada isu eksternal apalagi “Referendum”. Tentu bukan pada tempatnya jika ingin membawa isu Referendum ketika melakukan aksi di lingkungan kampus.
Kampus tidak tahu menahu persoalan referendum, sehingga sangat miris ketika isu tersebut di bawa dalam aksi yang dilakukan di lingkungan kampus.
Sebagai Alumni Mahasiswa USTJ tentu saya sangat memprihatinkan aksi pengibaran bendera yang dilakukan oleh BEM PT USTJ di lingkungan kampus USTJ.
Mohammad Zulham Temongmere.
Alumni Mahasiswa USTJ















