Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Habakuk 3:17 berbunyi: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, dan hasil pohon zaitun mengecewakan..
Ini merupakan bagian dari Doa Nabi Habakuk, artinya dalah berbicara tentang situasi yang sangat sulit&tidak pasti.
Nabi Habakuk menggambarkan sebuah skenario di mana tanaman-tanaman yang biasanya memberikan hasil yang baik, seperti pohon ara, pohon anggur, dan pohon zaitun, tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Dalam konteks ayat ini dapat diartikan sebagai sebuah gambaran tentang kesulitan dan kekurangan yang dialami oleh bangsa Israel.
Mereka mengalami kegagalan panen, kekurangan makanan, dan kesulitan ekonomi.
Mungkin kita anak-anak Tuhan pernah mengalaminya, pas lagi butuh uang sekolah anak, tiba-tiba dipepecat dari kantor, atau tadinya ada projek visibilitinya sangat baik tiba-tiba gagal, dan masih ada contoh yang dekat-dekat ayat ini.
Namun, dalam konteks rohani, ayat ini sebagai pengingatan bahwa iman kita tidak bergantung pada keadaan duniawi atau hasil yang kita dapatkan tapi mudah kah menjalaninya?
Kita lanjut ke ayat 18 berbunyi:aku akan bersukacita dalam TUHAN, bersorak sorai di dalam Allah penyelamatku.
Ada kesulitan& kekurangan, kita dapat tetap bersyukur & memuji Tuhan karena Dia adalah sumber kekuatan dan harapan kita…Dia yang membalut&mengobatinya.
Kita dapat tetap bersyukur& memuji Tuhan karena Dia adalah sumber kehidupan& kekuatan kita.
The last but not least :Ucapan syukur kepada Allah, terima kasih kepada sesama&alam semesta yang menggambarkan kuasa Allah tidak terselami...vide see 1 Tes 5:18-19
Syalom
Tuhan memberkati semua
St. Jagirs















