Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKInJakarta – Yakobus 1:19
Hendaklah setiap orang cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.
Dale Carnagie seorang ahli pengembangan diri & komunikasi antar manusia, pernah berkata seorang salesman harus banyak mendengarkan daripada banyak berkata-kata…haah? bagaimana bisa menjual jika harus banyak mendengarkan…tapi itu lah nyatanya menjadi penjual yang baik dan sukses.🙏
Ayat diatas super praktis dan sering dipakai buat mempererat relasi + pertumbuhan rohani.
Arti rohaninya
1. Cepat Mendengar = Rendah Hati
Mendengar dulu artinya kita *menaruh Firman dan orang lain* di atas ego kita.
Secara rohani: ini sikap murid. Sebelum kita ngomong, protes, atau menghakimi, kita belajar duduk diam dengar suara Tuhan lewat Alkitab, doa, dan nasihat orang bijak.
Vide see :Amsal 18:13 juga bilang, jawab sebelum dengar itu kebodohan & kecelaannya.
2. Lambat Berkata-kata = Menjaga Lidah
Kata-kata punya kuasa buat membangun atau merusak. Lambat bukan berarti pendiam terus, tapi mikir dulu:
Apakah ini benar? Apakah perlu? Apakah membangun?
Tuhan ngajarin kita buat jadi penyalur damai – PEACE, bukan pemicu konflik – ADDING FUEL TO THE FIRE -. Lidah yang dikendalikan = bukti Roh Kudus kerja di dalam kita.
3. Lambat Marah = Kontrol Ke Tuhan
Marah cepat biasanya karena Luka, gengsi, atau pengen menang sendiri Tapi Yakobus 1:20 lanjutannya bilang: kemarahan manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah
Artinya: waktu kita meledak, kita lagi nggak mencerminkan karakter Kristus. Lambat marah = kita kasih ruang buat Roh Kudus menenangkan hati dulu.
Kenapa 3 hal ini dirangkai bersamaan?
Karena urutannya masuk akal:
Dengar → Pikir → Baru Respon
Kalau urutannya kebalik: Ngomong → Marah → Baru Dengar. biasanya ujungnya nyesel dan berantem.
Praktis nyata :
– Sama Tuhan: Luangkan waktu baca Alkitab dan doa dengar dulu, sebelum minta ini-itu.
– Sama orang: Waktu konflik, tahan 3 detik. Tanya: aku udah paham belum maksud dia?
– Sama diri sendiri – Latih jeda. Nggak semua pikiran harus langsung jad komentar, atau omongan.
The last but not least:
Yakobus 1:19 ngajarin gaya hidup yang dipimpin Roh. Bukan reaktif, tapi responsif. Bukan dikuasai emosi, tapi dikuasai kebenaran.
Salam Merdeka🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Tuhab memberkati semua
St.JAGIRS















