• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Pendidikan

DPP GMNI Kritik Peran Bahlil: “Investasi Jangan Jadi Luka Bagi Masyarakat Adat Papua”

Admin by Admin
Februari 18, 2026
in Pendidikan, Politik
0
DPP GMNI Kritik Peran Bahlil: “Investasi Jangan Jadi Luka Bagi Masyarakat Adat Papua”
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melalui Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yance Andrisal, putra daerah asal Papua, mengeluarkan kritik tegas terhadap arah kebijakan pembangunan di Tanah Papua. Menurutnya, Bahlil Lahadalia yang memiliki kedekatan khusus dengan Presiden belum menjalankan perannya secara optimal sebagai representasi kepentingan masyarakat adat Papua di lingkaran utama kekuasaan.

Posisi Strategis yang Harus Berpihak pada Masyarakat Lokal

Posisi Bahlil sebagai “pembisik” Presiden seharusnya melahirkan kebijakan yang menyentuh akar persoalan ekonomi di Bumi Cenderawasih. Keterwakilan Papua di kabinet semestinya menjadi motor penggerak program pemberdayaan yang meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat lokal, bukan sekadar berperan sebagai fasilitator masuknya modal asing.

Realita: Pemetaan Wilayah untuk Kepentingan Korporasi

Namun realita yang terjadi justru berlawanan. GMNI mengamati adanya tren pemetaan wilayah adat yang masif, yang diduga bukan bertujuan untuk perlindungan hukum bagi warga, melainkan untuk mempermudah inventarisasi lahan guna kepentingan korporasi. Langkah ini sangat berisiko karena seringkali dilakukan tanpa persetujuan dari masyarakat yang telah mendiami tanah tersebut secara turun-temurun.

Izin Investasi Berlebihan Melukai Kedaulatan Adat

Kritik tajam juga diarahkan pada pemberian izin investasi yang dianggap berlebihan di Papua belakangan ini. Pemberian izin konsesi dalam skala besar dinilai telah melukai perasaan dan kedaulatan masyarakat adat. Bagi GMNI, pembangunan yang hanya mengejar angka pertumbuhan tanpa mempertimbangkan eksistensi hak ulayat adalah bentuk pembangunan yang tidak memiliki nurani.

“Tanah Papua bukan tanah kosong. Setiap jengkalnya memiliki pemilik adat,” tegas Yance dalam keterangannya. Ia menambahkan, kebijakan yang hanya fokus pada eksploitasi sumber daya alam melalui tangan investor justru akan memperlebar jurang ketimpangan dan memicu konflik agraria yang tidak berkesudahan di wilayah paling timur Indonesia.

Desakan: Ubah Paradigma Pembangunan

GMNI mendesak pemerintah segera mengubah paradigma pembangunan dari yang bersifat top-down dan ekstraktif menjadi pembangunan berbasis penguatan kapasitas ekonomi kreatif masyarakat adat. Program seperti bantuan permodalan bagi UMKM berbasis adat dan akses pasar untuk komoditas lokal dianggap jauh lebih mendesak dibandingkan hanya mendatangkan ekskavator perusahaan besar.

Persoalan identitas dan ruang hidup masyarakat adat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang sampai ke meja Presiden. GMNI mengingatkan, mengabaikan suara masyarakat lokal demi kelancaran investasi hanya akan meninggalkan luka sosial yang sulit disembuhkan, yang pada gilirannya dapat mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

Berpegang pada Nilai Marhaenisme

Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai Marhaenisme, DPP GMNI menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat kecil, khususnya masyarakat adat, adalah harga mati. Bahlil Lahadalia diharapkan kembali pada khitahnya sebagai putra daerah yang memahami penderitaan rakyatnya sendiri, bukan justru menjadi jembatan bagi kapitalisme global yang menggerus tanah leluhur.

Tuntutan Audit Transparan

Pada bagian akhir, GMNI menyatakan akan terus mengawal isu ini dan menuntut adanya audit transparan terhadap seluruh izin investasi yang telah diberikan di Papua. Pembangunan Papua haruslah berfokus pada memanusiakan manusia Papua, memberikan mereka kedaulatan penuh atas tanahnya, serta memastikan bahwa kekayaan alam yang ada benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat adat itu sendiri.

(Tim/Red)

Post Views: 46
Tags: Berita GMNI
Previous Post

Aksi Humanis Brimob: Gotong Royong Perbaiki Fasilitas Masjid Demi Kenyamanan Umat

Next Post

Sambut Kedatangan Kapal RSA Malahayati, Amin Napitupulu: Semoga Dapat Bekerjasama Tingkatkan Kesejahteraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Cilegon

Admin

Admin

Next Post
Sambut Kedatangan Kapal RSA Malahayati, Amin Napitupulu: Semoga Dapat Bekerjasama Tingkatkan Kesejahteraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Cilegon

Sambut Kedatangan Kapal RSA Malahayati, Amin Napitupulu: Semoga Dapat Bekerjasama Tingkatkan Kesejahteraan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

April 5, 2026
PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

April 5, 2026

Recent News

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

April 5, 2026
PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

April 5, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI

Recent News

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In