• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Pendidikan

EXPA Luncurkan Buku Perdana “‘Ruang Belajar Menjadi Manusia'” Antologi Kisah Perjalanan Pecinta Alam 

Admin by Admin
September 16, 2026
in Pendidikan
0
EXPA Luncurkan Buku Perdana “‘Ruang Belajar Menjadi Manusia'” Antologi Kisah Perjalanan Pecinta Alam 
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA– Perhimpunan pencinta alam dan lingkungan EXPA meluncurkan buku berjudul “EXPA Ruang Belajar Menjadi Manusia: Perjalanan Pecinta Alam” (RBMM) di Ruang Sasana Krida SMAN 8 Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Peluncuran buku ditandai dengan menurunkan mock-up buku dari wall climbing setinggi 15 meter, oleh dua siswa SMAN 8 Jakarta, yang tergabung dalam putra-putri pencinta alam (Puapala).

Secara simbolis, launching buku ini menurunkan ide dan cita-cita EXPA untuk menerbitkan buku, yang sebelumnya masih wacana menjadi kenyataan.

Acara dilanjutkan dengan bedah buku yang diikuti kurang lebih 100 peserta terdiri dari sejumlah tokoh senior pegiat pecinta alam, seperti Don Hasman, Heryus Saputro, “Ciwo” Siswoyo Adi, dan Krisna Purwana.

Selain itu ketua dan perwakilan berbagai komunitas pecinta alam di Indonesia, antara lain MAPALA UI, Kerabat Pencinta Alam (KPA), Federasi Mountaineering Insonesia (FMI), Sispala DKI Jakarta, Forum Pendaki Jabodetabek, Big Advanture Indonesia, KAPA UI dan sebagainya.

Hadir sebagai penanggap adalah Prof. Wahyu Wibowo (jurnalis senior dan guru besar filsafat bahasa) Agus Rusono (professional trainer) dan Didiek Pranowo (trip creator), yang merupakan Sekjen EXPA, Don Hasman (jurnalis fotografer), Fariska (pegiat pencinta alam muda).

Ada 27 penulis untuk buku tersebut, dengan tim redaksi, Didot Mpu Diantoro, Endang Mariani, Raditya Padmawangaa, Sulistya Pribadi dan Suradi.

Refleksi Pencinta Alam

Buku ini mendokumentasikan sejarah, perjalanan, dan dinamika EXPA melalui kisah aktivitas di alam, sebagai refleksi diri para pencinta alam dalam.proses belajar sebagai manusia.

Pengalaman di alam dalam buku tersebut dipaparkan sebagai proses pembelajaran yang membentuk karakter, mempererat persahabatan, dan mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu penulis dan editor, yang bertindak sebagai moderator bedah buku, Endang Mariani mengatakan, peluncuran buku ini dapat menjadi titik awal untuk menerbitkan buku-buku lainnya, seperti buku panduan teknis cara berkegiatan di alam, seperti susur gua, panjat tebing, panjat dinding, arung jeram, bahkan hingga penangan bencana, sesuai bidang keahlian masing-masing jenis kegiatan ruang luar.

“Buku perdana EXPA ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan penerbitan seri buku tentang panduan teknis bagaimana cara melakukan kegiatan di alam. Karena banyak anggota EXPA yang memiliki prestasi dan keahlian seperti caving, rafting, wall climbing, rock climbing, hiking, mountaineering, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Prof. Wahyu Wibowo (Sastrawan, Penyair, serta Guru Besar dan Pengajar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional) dalam tanggapannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap hadirnya buku EXPA.

Prof.Wahyu Wibowo mengulas dari sisi filosofis dan post-truth.

Hadir sebagai salah satu peserta bedah buku, Don Hasman, jurnalis dan fotografer terkemuka -yang juga anggota kehormatan MAPALA UI- ikut menyampaikan apresiasi.

“Saya bangga diundang dan bersyukur bahwa ternyata SMAN 8 para pegiat di alamnya itu mampu membuat terobosan yang sangat istimewa dan tekun secara konsisten sampai bisa menerbitkan buku. Semua pengalaman mereka yang mereka lakukan selama di Puapala itu dibukukan. Sepengetahuan saya, ini buku pertama yang diterbitkan oleh komunitas pencinta alam sebuah sekolah (SMA). Mudah-mudahan bisa menjadi pegangan para pegiat di alam lainnya. Buku ini ditulis oleh orang-orang hebat,” ujar Don usai acara bedah buku ruang belajar menjadi manusia.

Salah satu anggota Federasi Mountaineering Indonesia DKI Jakarta, Umar Freudo, juga turut hadir dan memberikan apresiasi kepada para penulis.

“Buku ini bagus banget karena memang enggak banyak yang bicara buku tentang mountaineering, pendakian dikaitkan dengan pengembangan karakter. Alam itu ruang belajar paling jujur. Alam itu ruang Prabahasa, tempat kita belajar sebelum sempat dibentuk oleh kata-kata orang lain. Pantai itu menyenangkan, gunung itu menenangkan. Nah, buku ini saya lihat arahnya ke situ. Judulnya Ruang Belajar Menjadi Manusia, artinya manusia itu belajar mencari ketenangan dengan tenang dia bisa berpikir jernih, berprilaku dengan baik. Temen-temen wajib baca, beli, karena buku-buku ini berbeda dari yang pernah saya baca,” kata Umar.

Sementara Darius Krisdanu (Ketua EXPA) berharap buku ini bukan sekedar menjadi arsip perjalanan EXPA, tapi sekaligus sumber pengetahuan dan inspirasi bagi para pencinta alam lintas generasi.

Sebuah dokumentasi yang merekam bagaimana alam menjadi guru sekaligus ruang belajar menjadi manusia.

Nilai serta pengalaman, sebagai pencinta alam berpengaruh terhadap proses pembentukan karakter yang berkembang dalam komunitas pecinta alam SMAN 8 Jakarta, yang setelah lulus dari bangku sekolah tetap memiliki keterikatan dan kepedulian dengan alam.(***)

Kontributor : Lasman Simanjuntak

Post Views: 33
Tags: #Berita Dalam Negeri
Previous Post

Ada Apa dengan PT SBJ? Terbukti Sengaja Melampaui Baku Mutu Air Hanya Didenda Rp3 Miliar, LSM Laskar NKRI DPW Banten Pertanyakan Proses Pidana.

Next Post

TV dan Tabung Gas Dicuri Saat Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Hamparan Perak

Admin

Admin

Next Post
TV dan Tabung Gas Dicuri Saat Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Hamparan Perak

TV dan Tabung Gas Dicuri Saat Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Hamparan Perak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

September 18, 2026
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

September 18, 2026
Eduard Orocomna Anggota MRPB Pokja Adat Pertanyakan: Mengapa Teluk Bintuni Tidak Ada Penambahan Dana DAU?

Eduard Orocomna Anggota MRPB Pokja Adat Pertanyakan: Mengapa Teluk Bintuni Tidak Ada Penambahan Dana DAU?

September 18, 2026
Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

September 17, 2026

Recent News

Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

September 18, 2026
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

September 18, 2026
Eduard Orocomna Anggota MRPB Pokja Adat Pertanyakan: Mengapa Teluk Bintuni Tidak Ada Penambahan Dana DAU?

Eduard Orocomna Anggota MRPB Pokja Adat Pertanyakan: Mengapa Teluk Bintuni Tidak Ada Penambahan Dana DAU?

September 18, 2026
Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

September 17, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Berita
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai

September 18, 2026
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

September 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In