• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Gagak Bersatu Nusantara Siapkan Aksi Damai di Kantor Gubernur Kaltara, Desak Aplikator Ojol Patuhi SK Tarif

Admin by Admin
September 3, 2026
in Daerah
0
Gagak Bersatu Nusantara Siapkan Aksi Damai di Kantor Gubernur Kaltara, Desak Aplikator Ojol Patuhi SK Tarif
0
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KALTARA —Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gagak Bersatu Nusantara bersama organisasi Sepoi, komunitas pengemudi ojek online (ojol), serta sejumlah elemen masyarakat di Kalimantan Utara (Kaltara) berencana menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Kaltara, Senin, 7 September 2026.

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada pemerintah daerah agar mengambil sikap tegas terhadap perusahaan aplikator transportasi daring, khususnya Maxim, Grab, dan Gojek, yang dinilai belum menjalankan penyesuaian tarif sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltara.

Ketua Gagak Bersatu Nusantara, Ibrahim, mengatakan rencana aksi tersebut masih terbuka untuk diubah menjadi audiensi apabila Gubernur Kaltara bersedia menerima perwakilan massa dan hadir langsung dalam pertemuan tersebut.

Menurut Ibrahim, keputusan untuk mengubah aksi menjadi audiensi sementara merupakan hasil koordinasi dengan organisasi Sepoi dan sejumlah organisasi lainnya yang sebelumnya turut hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Tarakan.

“Kami masih memberikan ruang untuk audiensi. Kalau Pak Gubernur bersedia menerima kami dan hadir langsung, tentu aksi damai bisa kami ubah menjadi audiensi terlebih dahulu,” ujar Ibrahim.

Ia mengatakan, pihaknya ingin memperoleh penegasan langsung dari pemerintah provinsi terkait penerapan kebijakan tarif angkutan daring di Kaltara.

Ibrahim menilai persoalan tersebut bukan semata-mata menyangkut kepentingan pengemudi ojol, tetapi juga berkaitan dengan kewibawaan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan.

Ia menyoroti sikap tiga aplikator, yakni Maxim, Grab, dan Gojek, yang menurutnya belum menunjukkan komitmen untuk menyesuaikan tarif sesuai keputusan pemerintah daerah.

“SK Gubernur sudah diterbitkan sejak Juni. Kami mempertanyakan mengapa sampai sekarang belum ada penerapan atau penyesuaian sebagaimana yang telah ditetapkan,” katanya.

Ibrahim juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran perwakilan aplikator dalam sejumlah agenda mediasi dan pembahasan yang difasilitasi pemerintah maupun DPRD.

Menurut dia, pihak aplikator sebelumnya telah diundang untuk menghadiri pertemuan di Kantor Gubernur, Dinas Perhubungan, hingga RDP di DPRD. Namun, kata Ibrahim, perwakilan aplikator tidak hadir secara langsung dan sebagian pertemuan disebut hanya diikuti melalui konferensi video.

“Kami sudah memberikan kesempatan berkali-kali. Diundang ke Kantor Gubernur tidak hadir, di Dinas Perhubungan juga tidak hadir, kemudian dalam RDP di dewan juga tidak hadir secara langsung. Ini yang membuat teman-teman ormas dan pengemudi ojol kecewa,” ujarnya.

Ia menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan agar tidak semakin memicu keresahan di kalangan pengemudi ojol di Kaltara.

Bagi Ibrahim, pemerintah daerah perlu memastikan setiap kebijakan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh pihak yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah Kaltara.

“Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Pemerintah sudah membuat keputusan, sehingga harus ada kepastian bagaimana keputusan itu dilaksanakan,” tegasnya.

Ibrahim mengatakan pihaknya masih memberikan kesempatan kepada aplikator untuk menyatakan sikap dalam audiensi yang direncanakan pada Senin mendatang.

Apabila dalam audiensi tersebut tidak terdapat kepastian mengenai penerapan SK Gubernur, pihaknya bersama organisasi ojol dan elemen masyarakat lainnya akan mempertimbangkan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Ia menyebut aksi lanjutan nantinya dapat melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas pengemudi ojol dari sejumlah wilayah di Kaltara.

“Kami berharap ada jalan keluar. Tetapi kalau setelah audiensi tidak ada kepastian dan aplikator tetap tidak mau menjalankan keputusan pemerintah, kami akan kembali melakukan aksi damai dengan massa yang lebih besar,” katanya.

Selain mendesak penerapan kebijakan tarif, Ibrahim juga menyampaikan opsi agar pemerintah mempertimbangkan keberadaan aplikator lain yang dinilai bersedia memenuhi tuntutan pengemudi ojol di Kaltara.

Ia menyebut OkeJek dan HaloJej sebagai dua aplikator yang menurutnya dapat menjadi alternatif apabila Maxim, Grab, dan Gojek tidak bersedia memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang ada aplikator yang bersedia mengikuti aturan dan memenuhi tuntutan pengemudi ojol, tentu pemerintah juga perlu mempertimbangkan pilihan tersebut,” ujarnya.

Namun demikian, Ibrahim menegaskan bahwa pihaknya masih mengedepankan penyelesaian melalui jalur dialog dan meminta pemerintah daerah mengambil langkah yang dianggap tepat sesuai kewenangannya.

Ia berharap Gubernur Kaltara dapat turun langsung menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak berkembang menjadi konflik antara pengemudi ojol, pemerintah, dan perusahaan aplikator.

“Kami ingin persoalan ini selesai dengan baik. Yang kami minta adalah kepastian dan keadilan bagi pengemudi ojol serta penghormatan terhadap kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah daerah,” pungkas Ibrahim.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan langsung dari pihak Maxim, Grab, maupun Gojek terkait tudingan dan tuntutan yang disampaikan Gagak Bersatu Nusantara. Konfirmasi dari pihak aplikator diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai sikap mereka terhadap SK Gubernur Kaltara dan tuntutan para pengemudi ojol.

Reporter DK : Biro Kaltara

 

 

Post Views: 475
Tags: Gubernur Kaltara
Previous Post

Cegah Karhutla, Polsek Kelay Bersama Perusahaan dan Lintas Sektor Perkuat Kesiapsiagaan

Next Post

Polres Langkat jadikan Maulid Nabi momentum perkuat integritas personel

Admin

Admin

Next Post
Polres Langkat jadikan Maulid Nabi momentum perkuat integritas personel

Polres Langkat jadikan Maulid Nabi momentum perkuat integritas personel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

November 3, 2026
ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

November 3, 2026

Recent News

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

Langkah Awal Penuh Harapan, Made Hiroki Melalui Solusi Aksara Lestari Berkomitmen Membantu Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Indonesia

November 3, 2026
ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK MABES POLRI USUT TUNTAS AKTOR DI BALIK TIGA OKNUM TERSANGKA

November 3, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Berita
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwaisata
  • pemerintahan
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

Dijanjikan Rp300 Juta untuk Mengantar Sabu, 3 Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 15 Kg

November 3, 2026
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat

November 3, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In