Kutai Timur, Kalimantan Timur — Pada hari Rabu, 28/5/2025 – Gunung Benteng, yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Telen dan Busang, kembali menjadi sorotan akibat minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di daerah pemilihan (dapil) terkait. Meski memiliki potensi besar dalam pergerakan ekonomi, kawasan ini terus diabaikan hingga memakan korban jiwa.
Gunung Benteng dan Gunung Kaca merupakan jalur yang sangat krusial dalam konektivitas antarwilayah. Namun, kondisi infrastruktur yang memprihatinkan serta minimnya penanganan membuat jalur ini menjadi tantangan berat bagi masyarakat dan pengendara. Sudah banyak kecelakaan terjadi, namun tak ada tindak lanjut nyata dari pihak berwenang.
Kritik tajam ditujukan kepada anggota dewan dari Dapil Wahau, Kongbeng, Telen, serta Dapil Busang, Long Mesangat, Muara Bengkal, dan Muara Ancalong. Warga menilai para wakil rakyat ini gagal memperjuangkan nasib masyarakat di daerah mereka, bahkan terkesan pura-pura tidak tahu terhadap kondisi di lapangan.
Keluhan terhadap kondisi Gunung Benteng telah berlangsung lama, namun hingga kini belum ada tindakan konkret. Baru-baru ini, kembali terjadi insiden yang menambah deretan korban di jalur tersebut, mendorong masyarakat untuk bersuara lebih lantang.
Gunung Benteng dan Gunung Kaca berada di wilayah penghubung strategis antara Telen dan Busang, yang juga menjadi akses penting menuju kawasan-kawasan lain di Kutai Timur.
Selain menjadi jalur vital untuk ekonomi masyarakat, keselamatan pengguna jalan sangat terancam. Jika terus diabaikan, bukan hanya ekonomi yang stagnan, tetapi juga nyawa warga yang jadi taruhan.
Melalui berbagai saluran media sosial dan pernyataan terbuka, warga mendesak agar pemerintah dan anggota dewan turun tangan. Bahkan, sebagian warga mengancam tidak akan memilih kembali para wakil rakyat yang terbukti tidak responsif terhadap kebutuhan daerah.
“Kalau tak berguna, lebih baik ditinggalkan saja di pemilu mendatang,” tegas salah satu warga.
Jurnalis:DK Kutim – RED















