Kutai Timur, Wahau — Jaringan seluler Telkomsel dilaporkan tidak dapat digunakan atau mati total selama dua hari terakhir di wilayah Jalan Poros Projasam, Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena terjadi bertepatan dengan momen Hari Raya Natal, Sabtu (29/12/2025).
Keluhan warga mencuat lantaran Telkomsel selama ini menjadi jaringan andalan masyarakat setempat untuk berkomunikasi. Namun sejak dua hari terakhir, jaringan tersebut tidak berfungsi sama sekali, sehingga aktivitas komunikasi warga terganggu, termasuk untuk menyampaikan ucapan Natal kepada keluarga dan kerabat.
“Jelas kami sangat kecewa. Dari kemarin jaringan Telkomsel tidak bisa digunakan sama sekali. Padahal ini momen Natal, seharusnya pelayanan jaringan bisa maksimal,” ujar salah seorang warga Wahau saat dimintai tanggapan oleh awak media.
Warga menilai, pada momen-momen hari besar keagamaan seperti Natal, pemerintah dan penyedia layanan seluler seharusnya lebih memperhatikan kualitas dan kestabilan jaringan. Gangguan yang terjadi dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama di wilayah yang masih bergantung pada satu operator utama.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya gangguan jaringan Telkomsel di wilayah Wahau dan sekitarnya. Masyarakat berharap ada penjelasan resmi sekaligus langkah cepat dari pihak Telkomsel untuk mengatasi permasalahan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
Atas sorotan publik ini, warga meminta pemerintah daerah turut melakukan pengawasan terhadap pelayanan jaringan telekomunikasi di wilayahnya. Mereka berharap ke depan kualitas layanan Telkomsel dapat lebih diperhatikan, sehingga kekecewaan masyarakat tidak kembali terjadi.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Telkomsel belum memberikan keterangan resmi terkait gangguan jaringan yang terjadi di Kecamatan Wahau sekitarnya, Kabupaten Kutai Timur.**
Tim DK.















