BALIKPAPAN – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu memerangi perjudian online dan penyalahgunaan narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda, ketahanan keluarga, serta ketertiban sosial.
Ajakan tersebut disampaikan pada Jumat (16/10/2026), sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mendorong masyarakat agar semakin waspada terhadap berbagai dampak negatif judi online dan narkoba.
Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi menegaskan bahwa kedua persoalan tersebut tidak boleh dianggap remeh. Judi online dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kerugian finansial, lilitan utang, dan konflik rumah tangga. Sementara itu, penyalahgunaan narkoba berpotensi merusak kesehatan, mengganggu kehidupan sosial, serta menghambat masa depan penggunanya.
“Masyarakat jangan bermain-main dengan judi online maupun narkoba. Jangan sampai keinginan memperoleh keuntungan secara instan atau kesenangan sesaat justru menghancurkan masa depan dan merusak keharmonisan keluarga. Kita harus berani menolak, menjauhi, dan bersama-sama mencegah kedua ancaman ini,” tegas Kombes Pol. Tedy Sopandi.
Menurutnya, perang melawan judi online dan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Keluarga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan pengawasan, terutama terhadap generasi muda. Lingkungan pendidikan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur sosial juga diharapkan berperan aktif menumbuhkan kesadaran akan bahaya keduanya.
Polda Kaltim mendorong masyarakat untuk tidak mudah tergiur promosi perjudian online, janji keuntungan yang tidak realistis, maupun ajakan yang berpotensi menjerumuskan pada penyalahgunaan narkoba. Kesadaran untuk menolak sejak dini merupakan langkah penting dalam melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Di sisi lain, upaya pencegahan harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang tegas, profesional, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu menyampaikan laporan kepada pihak berwenang apabila mengetahui dugaan tindak pidana terkait perjudian online maupun narkoba.
Polri dan masyarakat harus berdiri bersama menghadapi ancaman ini. Ketegasan dalam penegakan hukum perlu diimbangi edukasi yang berkelanjutan, kepedulian keluarga, serta keberanian masyarakat untuk tidak terlibat dan tidak membiarkan praktik tersebut berkembang di lingkungannya.
Melalui ajakan ini, Polda Kalimantan Timur berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa masa depan yang aman dan sejahtera harus dibangun melalui pilihan hidup yang bertanggung jawab.
Jangan gadaikan masa depan demi kesenangan sesaat. Jauhi judi online, tolak narkoba, jaga keutuhan keluarga, dan bersama-sama wujudkan Kalimantan Timur yang aman, sehat, serta kondusif.
//Red/Hmd/











