BALIKPAPAN, 2 Juli 2026 — Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh personel saat memimpin apel pagi di Mapolda Kaltim. Disiplin, integritas, dan profesionalisme ditegaskan sebagai harga mati yang tidak boleh dilanggar.
Di hadapan jajaran, Kapolda menegaskan bahwa setiap pelanggaran, sekecil apa pun, bukan hanya mencoreng individu, tetapi langsung merusak wajah institusi Polri di mata publik.
“Tidak ada ruang bagi pelanggaran. Sekecil apa pun, dampaknya besar. Ini soal kehormatan institusi dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya dengan nada serius.
Kapolda mengingatkan, status sebagai anggota Polri bukan sekadar jabatan, melainkan amanah besar sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, setiap tindakan dan keputusan personel harus terukur, berintegritas, dan sesuai aturan.
Ia juga menyoroti bahwa kepercayaan publik saat ini berada dalam posisi yang harus terus dijaga, bukan diuji dengan perilaku menyimpang. Menurutnya, satu kesalahan personel dapat meruntuhkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun.
Kapolda secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran untuk:
– Menutup celah pelanggaran sekecil apa pun
– Menegakkan disiplin tanpa kompromi
– Mengedepankan pelayanan cepat, tepat, dan humanis
– Menjaga sikap serta perilaku di dalam maupun di luar tugas
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan bahwa arahan Kapolda merupakan sinyal kuat bahwa pengawasan internal akan diperketat dan tidak ada toleransi terhadap penyimpangan.
Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan peringatan tegas bahwa institusi Polri di Kaltim sedang menuntut standar tinggi dari setiap personelnya—tanpa pengecualian.
Ke depan, komitmen menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik menjadi ujian nyata bagi seluruh jajaran Polda Kaltim.
Jurnalis: Hmd
Penerbit: Marihot















