BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyiapkan masa depan bangsa. Komitmen tersebut diwujudkan Kapolda Kalimantan Timur melalui program Polisi Peduli Pendidikan dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Mujahidin Kilometer 10, Balikpapan, pukul 08.00 WITA.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Karo SDM, Direktur Lalu Lintas, Direktur Binmas, serta Kabid Humas Polda Kaltim. Kehadiran jajaran pimpinan Polda Kaltim menjadi wujud perhatian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan, tenaga pendidik, santri, dan masyarakat.
Program Polisi Peduli Pendidikan menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup kepedulian sosial, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui kehadiran kepolisian yang humanis, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. Karena itu, sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan perlu terus diperkuat guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui komunikasi dan kemitraan yang berkelanjutan, Polri mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa perlindungan terhadap generasi muda merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman untuk menimba ilmu, membangun karakter, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa agar mampu menghadapi tantangan masa depan.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat agar tercipta lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung lahirnya generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak baik,” ungkapnya.
Menurutnya, kemitraan yang kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus berkembang menjadi kerja sama yang berkesinambungan dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan dan membina generasi muda.
Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan yang profesional, pendekatan yang humanis, serta kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kaltim menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar penting dalam membangun masa depan bangsa. Sebab, keamanan yang kuat harus berjalan seiring dengan pendidikan yang berkualitas, karakter yang kokoh, dan kepedulian bersama terhadap generasi penerus.
//Red/Hmd/















