• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Politik

Ketika Partai Diubah Menjadi Kantor: Krisis Rekrutmen dan Matinya Kaderisasi di PDI Perjuangan DIY

Admin by Admin
Desember 30, 2025
in Politik
0
Ketika Partai Diubah Menjadi Kantor: Krisis Rekrutmen dan Matinya Kaderisasi di PDI Perjuangan DIY
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Antonius Fokki Ardiyanto S.IP

Di banyak daerah, partai politik perlahan berubah bentuk. Ia tak lagi menyerupai organisasi perjuangan, melainkan menyerupai kantor birokrasi dengan struktur kaku, relasi atasan–bawahan, dan loyalitas yang diukur bukan dari gagasan, melainkan dari kepatuhan.

Fenomena ini kian kentara di tubuh PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya dalam pola rekrutmen pengurus yang makin didominasi oleh pekerja partai bergaji.

Pada titik inilah problem mendasarnya muncul: ketika pekerja administratif diangkat menjadi pengurus, partai kehilangan jiwanya.

Dalam teori politik klasik, partai terdiri dari empat unsur utama: pengurus sebagai pengambil keputusan politik, pekerja sebagai pelaksana administratif, militan sebagai penggerak ideologis, dan anggota sebagai basis sosial. Keempatnya memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi. Ketika batas itu dilanggar—ketika pekerja menjelma pengurus—yang lahir bukan efisiensi, melainkan distorsi kekuasaan.

Pekerja partai sejatinya berada dalam hubungan kerja yang bergantung pada struktur. Ketika mereka duduk sebagai pengurus, independensi politik pun runtuh. Kritik menjadi risiko, perbedaan pendapat dianggap pembangkangan, dan loyalitas personal menggantikan rasionalitas politik.

Dalam situasi seperti ini, partai tidak lagi dipimpin oleh gagasan, tetapi oleh rasa takut kehilangan posisi.

Lebih dari itu, praktik ini mematikan proses kaderisasi. Kader ideologis—yang tumbuh dari basis rakyat, bergerak dalam kerja sosial, dan teruji dalam konflik—tersingkir oleh mereka yang “aman secara struktural”.

Akibatnya, partai kehilangan energi, kehilangan imajinasi, dan kehilangan keberanian. Yang tersisa hanyalah barisan pengelola, bukan pejuang politik.

Robert Michels menyebut kondisi semacam ini sebagai iron law of oligarchy: kecenderungan partai untuk dikuasai segelintir elite yang mempertahankan kekuasaan melalui kontrol organisasi.

Apa yang terjadi di PDI Perjuangan DIY hari ini menunjukkan gejala klasik itu—partai berubah menjadi organisasi tertutup yang semakin jauh dari denyut sosial yang dulu membesarkannya.

Ironisnya, semua ini terjadi pada partai yang mengklaim diri sebagai rumah wong cilik dan pewaris tradisi kerakyatan. Ketika struktur lebih penting daripada rakyat, dan loyalitas lebih dihargai daripada keberanian, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar kualitas kepengurusan, melainkan masa depan partai itu sendiri.

Jika PDI Perjuangan ingin tetap relevan dan hidup sebagai kekuatan politik rakyat, maka koreksi internal bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemisahan tegas antara pekerja dan pengurus, pembukaan ruang bagi kader ideologis, serta penghentian praktik feodalisme struktural adalah syarat minimum untuk menyelamatkan partai dari pembusukan dari dalam.

Jika tidak, PDI Perjuangan akan terus menang dalam struktur, tetapi kalah dalam makna.(Tim).

Post Views: 55
Tags: Berita DerapKalimantan
Previous Post

Menjelang Tutup Tahun, Proyek Jembatan di Kutai Timur Terancam Molor

Next Post

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi, Salurkan Bantuan kepada Warga Kelurahan Manggar

Admin

Admin

Next Post
Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi, Salurkan Bantuan kepada Warga Kelurahan Manggar

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi, Salurkan Bantuan kepada Warga Kelurahan Manggar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

April 16, 2026
Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026

Recent News

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

April 16, 2026
Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In