Jakarta,- Ronny Talapessy Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional Dalam Unggahan di akun Instagram Pribadinya Jumat (26/33/2026),
Mendesak dan meminta agar pemerintah Serius mengusut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras”.
Pengacara Bharada Eliezer, dalam kasus yang melibatkan Ferdy Sambo ini juga menyampaikan empati kepada korban sekaligus mengutuk keras tindakan pelaku penyiraman air keras yang disebutnya sebagai aksi pengecut.
Ronny menegaskan ” Peristiwa ini menambah daftar panjang serangan terhadap pihak- pihak yang ingin menyuarakan kritik di ruang publik.
Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa “Partai PDI Perjuangan turut berempati kepada Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus sebagai korban tindakan pengecut atas penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.”
Ronny meminta pemerintahan Prabowo Subianto serta aparat penegak hukum segera bertindak tegas, dan serius mengungkap pelaku serta aktor intelektual dibalik peristiwa kekerasan ini.
Pelaku kekerasan, penyerangan harus segera ditangkap dan diusut kemungkinan adanya rangkaian teror terhadap warga negara yang akan menyampaikan kritik secara terbuka.
Menurutnya, tradisi berpikir kritis dan kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dari sejarah lahirnya Republik Indonesia dan itu dilindungi oleh undang undang.
“Kebebasan Berpendapat adalah Pilar Demokrasi”.
PDI Perjuangan menilai serangan terhadap suara-suara kritis bukan hanya bentuk pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengingkaran terhadap jalanya demokrasi dan konstitusi.
Tindakan teror semacam itu bertentangan dengan nilai-nilai dasa negara serta semangat kemerdekaan Indonesia.”
Untuk itu Partai menegaskan aparat penegak hukum wajib mengusut tuntas kasusĀ ini serta segera memastikan tidak ada lagi teror terhadap warga negara yang ingin menyampaikan pendapat secara kritis. “Negara harus menjamin kebebasan berpendapat tanpa rasa takut.” pungkasnya.
(D Wahyudi)















