Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira Bacakan Surat Keputusan
JAKARTA,-Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Ende periode 2025–2030. Penetapan tersebut diumumkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP se-daratan Flores–Lembata yang digelar di Graha Ristela, Jalan El Tari, Kecamatan Ende Tengah, Sabtu (29/11/2025).
Pengurus DPD PDIP NTT saat menyerahkan SK pengurus DPC PDIP Ende kepada Bupati Yosef Badeoda. (Fotot:YBB-Media)
Pengurus DPD PDIP NTT saat menyerahkan SK pengurus DPC PDIP Ende kepada Bupati Yosef Badeoda. (Fotot:YBB-Media)
Keputusan ini dibacakan langsung oleh Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Andreas Hugo Pareira, di hadapan ratusan pengurus DPC PDIP se-Flores dan Lembata. Yosef Badeoda, yang sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Demokrat, kini resmi diberi mandat untuk memimpin struktur partai berlambang banteng moncong putih di Kabupaten Ende tersebut.
Melalui Surat Keputusan tersebut, ia ditugaskan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan basis partai selama lima tahun ke depan Penetapan Ketua DPC PDIP Ende dilakukan dalam forum yang dipimpin jajaran pengurus DPP PDIP, antara lain Djarot S. Hidayat, Sri Rahayu, dan Andreas Hugo Pareira, serta disaksikan Ketua DPD PDIP NTT Yunus Takandewa dan Sekretaris Patrianus Lali Wolo.
Kehadiran Bupati Ende dalam kepemimpinan DPC PDIP dinilai sebagai momentum politik baru yang menegaskan penguatan internal partai di tingkat kabupaten.
Sebelum membuka jalannya Konfercab, para petinggi PDIP melakukan kunjungan ke Rumah Pengasingan Bung Karno dan Taman Renungan Bung Karno.
Dalam kesempatan tersebut, Djarot S. Hidayat menegaskan bahwa dari Ende Bung Karno menemukan 5 Butir Mutiara yang kemudian melahirkan Pancasila—nilai yang menjadi roh perjuangan PDIP hingga saat ini.
Konfercab yang turut dihadiri Wakil Bupati Ende Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes, serta Bupati Nagekeo Simplisius Donatus ini menjadi wadah konsolidasi kader PDIP se-Flores dan Lembata.
Forum tersebut sekaligus mempertegas komitmen partai untuk menjaga warisan sejarah Bung Karno serta memperkuat peran PDIP dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.**















