• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Pariwaisata

Kopdes Merah Putih dan Fondasi Baru Penguatan Pariwisata Daerah

Admin by Admin
Agustus 24, 2025
in Pariwaisata
0
Kopdes Merah Putih dan Fondasi Baru Penguatan Pariwisata Daerah
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

*Yogyakarta, 23 Agustus 2025* – Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan kembali koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Bertepatan Perayaan Hari Koperasi Ke-78, Senin, 21 Juli 2025, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, meluncurkan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Program ini hadir sebagai simbol dari kebangkitan ekonomi berbasis gotong royong, kemandirian, dan digitalisasi. Dengan sistem yang lebih transparan dan terhubung secara digital, koperasi ini dirancang untuk menjadi instrumen utama pemerataan kesejahteraan di tingkat desa.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa lahirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar upaya rebranding. Kehadiran 80.000 Koperasi Merah Putih adalah bentuk keberanian negara untuk mengembalikan koperasi pada khitahnya.

Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Desa Merah Putih yang disertai dengan perencanaan matang, dan pendekatan kreatif, koperasi bisa berdampak baik pada pengembagan di berbagai sektor, baik pertanian, pertenakan, bahkan pariwisata.

“Kami yakin keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mendorong kolaborasi antarpelaku usaha di destinasi sekaligus membuka ruang bagi integrasi ekosistem pariwisata lokal di mana petani, pengrajin, penyedia akomodasi, kuliner, dan pemandu wisata bisa saling mendukung dalam satu sistem ekonomi yang sehat dan adil,” kata Menteri Pariwisata.

Belum lama diresmikan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah dirasakan manfaatnya. Seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Wisata Tamanmartani, salah satu dari tiga desa percontohan nasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ketua KDMP Tamanmartani, Mawardi, menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih Tamanmartani, Sleman, DI Yogyakarta telah beroperasi sejak Senin (16/6/2025). Meski baru 2 bulan beroperasi, KDMP Tamanmartani telah memiliki 895 anggota dan disambut positif oleh masyarakat desa.

KDMP Tamanmartani menjalankan empat unit usaha, seperti klinik dan apotek, simpan pinjam, sembako, dan sarana produksi pertanian (saprotan). Keempat unit usaha bisa langsung berjalan dengan baik.

“Meski demikian, kami terus melakukan penyempurnaan, termasuk tenaga dan komoditas dagang,” kata Mawardi.

KDMP Tamanmartani juga mendukung dan menguatkan pengembangan pariwisata. KDMP berfungsi sebagai agregator yang memasarkan produk dan layanan anggota.

KDMP menyediakan wadah bagi UMKM lokal untuk menjual produk mereka langsung kepada wisatawan.

“Koperasi Desa Merah Putih Tamanmartani support system-nya ditopang produk oleh-oleh. Kami menerima berbagai produk dari UMKM yang ada di Desa Wisata Tamanmartani. Jadi di desa wisata ini mengusung wisata edukasi, wisatawan bisa belajar peternakan, berkebun, bertani, dan sebagainya. Nah hasil dari ternak, tani ini mereka juga bisa pasarkan di koperasi,” Kata Mawardi.

Pelaku usaha tidak perlu lagi berjuang sendiri untuk memasarkan produknya. Koperasi dapat berperan sebagai distributor, mengumpulkan produk dari berbagai anggota (petani, pengrajin, produsen kuliner), dan memasarkannya ke pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun digital, sehingga memperpendek rantai pasok dan meningkatkan daya tawar produk.

Pria berusia 58 tahun ini, menjelaskan ke depan nantinya para pelaku pariwisata di desa seperti pemilik homestay, UMKM, pengrajin bisa mengakses lebih mudah ke sumber pembiayaan, seperti pinjaman mikro dan perbankan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan fasilitas, dan menciptakan produk-produk baru yang lebih berdaya saing.

“Waktu Bu Menteri Pariwisata ke sini, memberi arahan bahwa ini bisa dikerjasamakan dengan BNI. Jadi teman-teman pelaku pariwisata kalau butuh modal bisa lewat koperasi, lewatnya BNI. Mau pinjam KUR lewat kami bisa. Artinya layanan kami di sini bisa untuk membantu juga teman-teman pelaku wisata yang ada di Tamanmartani,” kata Mawardi.

Pinjaman yang diajukan pelaku pariwisata dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membangun fasilitas baru seperti gazebo, toilet, atau area parkir, membeli peralatan pendukung misalnya perlengkapan outbound, atau melakukan renovasi pada penginapan (homestay).

Tak hanya itu, dana pinjaman dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan. Contohnya, pelaku usaha kuliner di desa wisata bisa meminjam modal untuk membeli bahan baku dalam jumlah besar atau peralatan masak yang lebih modern.

Pengelola Bidang Wisata Bumdes Tamanmartani, Pandu Cahyo Gustoro, menambahkan bahwa KDMP juga berkolaborasi dengan Bumdes dan Pokdarwis dalam mengoptimalkan potensi pariwisata di desa.

Paket wisata yang dibuat oleh Kelompok Sadar Wisata, seperti paket wisata berkunjung ke Lumbung Mataraman, belajar jemparingan, belajar membatik, belajar soal pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Sedangkan Bumdes dan KDMP membantu mempromosikan

“Alhamdulillah sudah berjalan lancar, sudah bisa mendatangkan wisatawan asing, wisatawan lokal, dan sudah ada dampaknya ke masyarakat atau pelaku wisata yang kami tangani, jadi ada peningkatan grafiknya,” kata Pandu.

Pelaku UMKM, Prima Sintalia, mengaku mulai merasakan manfaat adanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia bisa membeli barang lebih murah di KDMP Tamanmartani untuk dijual kembali di toko kelontong miliknya.

“Misalnya beli telur dari hasil peternakan, ini bisa lebih murah di koperasi. Karena di samping saya sudah mendapatkan harga yang lebih murah, saya bisa juga istilahnya memberikan masyarakat harga yang lebih spesial,” kata Prima.

Prima berharap KDMP bisa terus punya stok barang sembako, dan produk lainnya, yang bisa membantu pelaku usaha maupun masyarakat mendapatkan harga terbaik.

“Karena sejauh ini respons para pelaku usaha, maupun masyarakat bagus dengan adanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini.” kata prima.***

Penerbit: Marihot

 

Post Views: 172
Tags: KEMENTERIAN PARIWISATA
Previous Post

Prof DR Sutan Nasomal : Mengapa Menyimpan Uang Di Negara Tetangga Lebih Aman Dari Pada Di BANK RI

Next Post

Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

Admin

Admin

Next Post
Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Orang Saksi  Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026
Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

April 16, 2026
Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan dari Divisi Humas Polri

Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan dari Divisi Humas Polri

April 16, 2026
Ceria Belajar Bersama Brimob, Siswa SD Rasakan Serunya Outdoor Learning

Ceria Belajar Bersama Brimob, Siswa SD Rasakan Serunya Outdoor Learning

April 16, 2026

Recent News

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026
Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

April 16, 2026
Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan dari Divisi Humas Polri

Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan dari Divisi Humas Polri

April 16, 2026
Ceria Belajar Bersama Brimob, Siswa SD Rasakan Serunya Outdoor Learning

Ceria Belajar Bersama Brimob, Siswa SD Rasakan Serunya Outdoor Learning

April 16, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026
Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

Krisis BBM di Wahau Kutim: Warga Serbu SPBU, Harga Melambung hingga Rp20 Ribu per Liter Dipengecer

April 16, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In