• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Lapor Pak Presiden : Warga Tanjung Palas Timur Tuntut Keadilan: Dugaan Penggusuran Paksa oleh PT KIPI dan PT BCAP Tanpa Ganti Rugi

Admin by Admin
Juni 15, 2025
in Daerah
0
Lapor Pak Presiden : Warga Tanjung Palas Timur Tuntut Keadilan: Dugaan Penggusuran Paksa oleh PT KIPI dan PT BCAP Tanpa Ganti Rugi
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bulungan, Kaltara – Warga dari empat desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mengaku menjadi korban penggusuran paksa yang diduga dilakukan oleh dua perusahaan besar, PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dan PT Bulungan Citra Agro Perkasa (BCAP). Penggusuran tersebut terjadi tanpa koordinasi, pemberitahuan resmi, maupun kompensasi yang layak kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun DerapKalimantan.com, warga dari Desa Baru, Pendada, Mangkupadi, dan Tanah Kuning menyatakan bahwa lahan dan rumah mereka digusur secara sepihak oleh perusahaan. Padahal, lahan tersebut telah dikelola dan ditanami oleh masyarakat selama puluhan tahun sebagai sumber penghidupan.

Ketua RT salah satu desa, yang ditemui pada Sabtu (14/06/2025), mengatakan bahwa penggusuran tidak hanya berdampak pada tempat tinggal warga, tetapi juga pada tanaman produktif yang menjadi sumber pangan dan ekonomi masyarakat. “Kami tidak pernah diajak bicara atau diberi pemberitahuan. Tiba-tiba saja alat berat datang dan menggusur semua yang ada,” ujarnya.

Warga menilai tindakan PT KIPI dan PT BCAP sebagai bentuk perampasan hak atas tanah, yang merupakan bagian dari hak asasi manusia. Mereka menegaskan bahwa hak milik mereka diabaikan demi kepentingan korporasi, dan tidak ada proses hukum atau perundingan yang dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya perusahaan, masyarakat juga menyoroti dugaan keterlibatan aparat negara, termasuk oknum di pemerintahan, TNI, dan Polri, yang dianggap tidak bersikap netral dalam konflik ini. “Kami melihat ada pembiaran yang terjadi, bahkan seolah-olah ada keberpihakan kepada perusahaan,” ungkap salah seorang warga.

Masyarakat meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan dan memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Mereka berharap pemerintah pusat, termasuk kementerian terkait, serta aparat penegak hukum dapat memfasilitasi mediasi dan memberikan solusi yang adil bagi warga yang telah kehilangan hak atas tanah mereka.

Sebagian warga menyatakan bahwa mereka sempat dijanjikan kompensasi dan berbagai program keuntungan sosial dari perusahaan. Namun, hingga kini janji tersebut tidak pernah direalisasikan. “Kami merasa ditipu. Janji tinggal janji, lahan kami habis, kehidupan kami terganggu, dan tidak ada kejelasan dari perusahaan,” keluh warga lainnya.

Warga juga menyampaikan bahwa tanah yang digusur bukan hanya sekadar lahan kosong, melainkan tanah warisan keluarga yang telah lama mereka rawat dan garap sebagai bentuk investasi kehidupan jangka panjang, termasuk untuk generasi mendatang. “Itu harapan kami untuk anak cucu, tapi sekarang hilang begitu saja,” imbuhnya.

Atas dasar itu, masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Timur mendesak perusahaan untuk menghentikan seluruh aktivitas penggusuran dan mengembalikan lahan yang telah dirampas. Mereka juga meminta perlindungan hukum dari pemerintah agar tidak terus menjadi korban kesewenang-wenangan pihak swasta.

Dengan kasus yang dinilai sebagai pelanggaran berat atas hak asasi manusia dan merusak stabilitas sosial di daerah, masyarakat menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat, serta pengawasan ketat terhadap proyek investasi di daerah agar tetap menghormati hak-hak rakyat.*****
Tim DK.

Post Views: 209
Tags: Berita DerapKalimantan
Previous Post

IKAHI Teguhkan Komitmen Profesi dalam Pembinaan Calon Hakim

Next Post

Prof Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Untuk Menengahi Perseturuan Dua Gubernur Aceh & Sumut

Admin

Admin

Next Post
Prof Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Untuk Menengahi Perseturuan Dua Gubernur Aceh & Sumut

Prof Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Untuk Menengahi Perseturuan Dua Gubernur Aceh & Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

April 16, 2026
Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

April 16, 2026
Jacob Ereste :  Indonesia Emas Tahun 2045 Akan Ditandai Cahaya Spiritual Sebagai Mercu Suar Dunia

Jacob Ereste : Indonesia Emas Tahun 2045 Akan Ditandai Cahaya Spiritual Sebagai Mercu Suar Dunia

April 16, 2026
Dari IT, Road Manager, hingga Pilot Helikopter, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda Resmi Pimpin Polsek Mamajang   

Dari IT, Road Manager, hingga Pilot Helikopter, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda Resmi Pimpin Polsek Mamajang  

April 15, 2026

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

April 16, 2026
Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

April 16, 2026
Jacob Ereste :  Indonesia Emas Tahun 2045 Akan Ditandai Cahaya Spiritual Sebagai Mercu Suar Dunia

Jacob Ereste : Indonesia Emas Tahun 2045 Akan Ditandai Cahaya Spiritual Sebagai Mercu Suar Dunia

April 16, 2026
Dari IT, Road Manager, hingga Pilot Helikopter, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda Resmi Pimpin Polsek Mamajang   

Dari IT, Road Manager, hingga Pilot Helikopter, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda Resmi Pimpin Polsek Mamajang  

April 15, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 160426: KESUKAAN & MERENUNGKAN

April 16, 2026
Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

April 16, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In