BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Timur menunjukkan sikap tegas dan berwibawa melalui penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Kapolda Kaltim Cup 2026 di Lapangan Tembak Batalyon B Sat Brimob Polda Kaltim, Sabtu (27/06/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen institusi dalam membangun profesionalisme, disiplin, dan ketepatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Hadir langsung Endar Priantoro bersama Adrianto Jossy Kusumo, jajaran pejabat utama, Forkopimda, serta unsur atlet dan komunitas menembak.
Kejuaraan ini mempertemukan personel Polri, Forkopimda, hingga atlet profesional dalam satu arena kompetisi yang mengedepankan akurasi, kendali diri, dan disiplin tinggi. Tidak ada ruang bagi kelalaian—setiap peserta dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dengan standar yang terukur.
Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa olahraga menembak adalah representasi nyata dari karakter anggota Polri: presisi, fokus, dan tanggung jawab.
“Menembak bukan sekadar mengenai sasaran, tetapi tentang kendali diri, ketepatan keputusan, dan disiplin tanpa kompromi,” tegas Endar.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari agenda strategis, bukan kegiatan seremonial semata. Ajang ini menjadi sarana evaluasi kemampuan personel sekaligus penguatan sinergi dengan Perbakin dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolda juga menyoroti secara tegas bahwa kemampuan penggunaan senjata api adalah kompetensi vital yang tidak boleh diabaikan. Setiap personel wajib menguasai teknik, memahami aturan, dan menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara mutlak.
“Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan. Setiap penggunaan senjata api harus tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral,” tandasnya.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi ruang pembinaan untuk melahirkan atlet menembak berprestasi dari Kalimantan Timur yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional, membawa nama daerah dengan kehormatan.
Kapolda menutup dengan penegasan nilai utama dalam kompetisi:
“Kemenangan sejati adalah disiplin, kehormatan, dan kepatuhan terhadap aturan. Tanpa itu, prestasi tidak memiliki makna.”
Melalui Kejuaraan Menembak Kapolda Kaltim Cup 2026, Polda Kalimantan Timur menegaskan posisi sebagai institusi yang tidak hanya kuat dalam tindakan, tetapi juga kokoh dalam prinsip—mengawal keamanan dengan profesionalisme, ketegasan, dan integritas tanpa celah.
Jurnalis: Hmd
Penerbit: Marihot















