KUTAI KARTANEGARA – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melaksanakan kegiatan Mini Launching Cyber Resilient Community (CRC) pada Senin, 3 Agustus 2026, sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat di ruang digital.
Kegiatan ini merefleksikan komitmen bersama dalam membangun tatanan masyarakat yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan dan kewaspadaan dalam menghadapi dinamika serta potensi ancaman kejahatan finansial berbasis digital.
Cyber Resilient Community (CRC) hadir sebagai sebuah inisiatif kolaboratif yang mengedepankan sinergi lintas sektor, melibatkan unsur Polri, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, media, serta masyarakat. Melalui pendekatan yang terintegrasi, CRC diarahkan untuk memperkuat literasi digital, mendorong budaya sadar siber, serta membangun sistem pelaporan berbasis komunitas yang partisipatif dan berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai arah kebijakan, tujuan strategis, serta mekanisme implementasi CRC. Program ini diproyeksikan sebagai ruang edukasi dan koordinasi yang mampu mengakselerasi terciptanya ekosistem digital yang aman, produktif, dan berintegritas.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Yuliyanto, menegaskan bahwa kehadiran CRC merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menghadapi tantangan kejahatan siber yang semakin kompleks.
“Melalui Cyber Resilient Community, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih cerdas, waspada, dan tidak mudah menjadi korban kejahatan digital. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan ruang siber yang aman dan terpercaya,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.
Ditbinmas Polda Kaltim sebagai inisiator menegaskan tekad untuk terus menghadirkan inovasi yang selaras dengan semangat transformasi Polri Presisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajakan konstruktif bagi seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun ketahanan siber, dimulai dari lingkup terkecil hingga komunitas yang lebih luas.
Dengan mengedepankan nilai kolaborasi, tanggung jawab, dan kepedulian bersama, Cyber Resilient Community (CRC) diharapkan mampu menjadi fondasi gerakan kolektif dalam memperkuat kesadaran siber masyarakat, meningkatkan ketahanan terhadap berbagai modus kejahatan digital, serta mendorong terwujudnya Kalimantan Timur yang aman, tangguh, dan berdaya saing di era transformasi digital.
Red//Hmd/















