POLDA KALTIM BALIKPAPAN – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid Al-Ikhlas Polda Kalimantan Timur saat peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M digelar, Kamis (5/3/2026).
Momentum suci di bulan Ramadhan ini menjadi ajang memperkuat keimanan sekaligus menebarkan kebahagiaan dan kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Kaltim.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta personel Polda Kaltim yang beragama Muslim.
Tausiah keagamaan turut disampaikan oleh Ustadz Mahyuddin dari Kementerian Agama Kota Balikpapan yang menambah suasana semakin menyentuh hati.
Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta memperbanyak amal kebaikan.
Menurutnya, peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi setiap insan untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat iman, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan dengan sesama,” ujar Kapolda dengan penuh harap.
Ia menambahkan, nilai-nilai spiritual yang ditanamkan selama Ramadhan diharapkan mampu membentuk pribadi anggota Polri yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki hati yang tulus dan penuh empati dalam melayani masyarakat.
“Ketika iman dan takwa menjadi landasan, maka setiap langkah pengabdian akan dilakukan dengan kejujuran, integritas, dan rasa tanggung jawab. Itulah yang akan membuat Polri semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Mahyuddin mengingatkan bahwa Ramadhan adalah anugerah yang sangat berharga dari Allah SWT bagi umat Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak seluruh jamaah untuk mensyukuri kesempatan bertemu dengan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
“Ramadhan adalah hadiah terindah dari Allah SWT. Tidak ada yang bisa menjamin kita akan bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang.
Karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini. Perbanyak ibadah, perbanyak kebaikan,” tuturnya dengan nada yang menyentuh.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap amal di bulan Ramadhan memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT. Amalan sunnah dinilai seperti amalan wajib di luar Ramadhan, sementara amalan wajib pahalanya dilipatgandakan berkali-kali lipat.
Di akhir tausiahnya, Ustadz Mahyuddin mengajak seluruh jamaah untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, membaca, memahami, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk menjadi cahaya dalam kehidupan kita. Jadikan Al-Qur’an sebagai imam dalam setiap langkah dan keputusan kita,” pesannya.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Polda Kaltim tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Kebersamaan yang terjalin di dalamnya menghadirkan suasana haru sekaligus kebahagiaan, memperkuat ukhuwah dan menumbuhkan semangat untuk terus berbuat kebaikan di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Jurnalis: Hmd.
Penerbit: Marihot.















