DERAP KALIMANTAN COM | BERAU | Pembangunan Gedung Depo Arsip milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Berau yang berada di belakang eks gedung pengujian kendaraan lama Dinas Perhubungan, tepatnya di kawasan gedung Capil, hingga kini belum menunjukkan progres signifikan dan terkesan mangkrak.
Bangunan yang khabarnya dirancang sebagai pusat penyimpanan arsip pemerintah daerah itu seharusnya menjadi fasilitas penting dalam mendukung tata kelola administrasi dan penyelamatan dokumen negara.
Namun, proyek bernilai sekitar Rp24 miliar tersebut kini disebut luput dari perhatian anggaran pemerintah daerah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa pembangunan awal gedung dilakukan pada tahun 2024 dengan konstruksi mencapai sekitar 4,5 miliar. Gedung tersebut direncanakan memiliki tiga lantai yang difungsikan sebagai depo penyimpanan arsip statis dan arsip dinamis milik Pemerintah Kabupaten Berau.
Arsip yang nantinya disimpan di gedung tersebut meliputi dokumen keuangan daerah, surat keputusan, dokumen perizinan, hingga berbagai surat dan dokumen penting lainnya yang memiliki nilai administrasi dan hukum bagi pemerintah daerah.
Keberadaan depo arsip dinilai bukan sekadar pelengkap fasilitas pemerintahan. Arsip merupakan bagian penting dalam penataan administrasi, transparansi, serta pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan. Tertibnya pengelolaan arsip juga mencerminkan kualitas tata kelola birokrasi di daerah.
Karena itu, kondisi proyek yang belum rampung memunculkan perhatian berbagai pihak. Pemerintah daerah dinilai seharusnya tidak membiarkan pembangunan gedung tersebut terbengkalai, mengingat fungsi strategisnya dalam menjaga keamanan dokumen dan sejarah administrasi daerah.
“Dokumen penting pemerintah seharusnya menjadi prioritas untuk diamankan melalui fasilitas penyimpanan arsip yang memadai,” ujar salah satu sumber yang menyoroti kondisi proyek tersebut.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Berau segera memberikan kepastian terkait kelanjutan pembangunan Gedung Depo Arsip agar aset dan dokumen penting daerah dapat terlindungi dengan baik serta tidak berisiko mengalami kerusakan maupun kehilangan di masa mendatang.
Sampai berita ini diterbitkan pihak yang berkepentinga atas proyek depo arsip tidak dapat terkofirmasi oleh media.
Tim DK.















